Malang Raya

Inilah Kronologi Meninggalnya Dua Wisatawan yang terseret Ombak Pantai Sipelot, Malang

"Pos siaga selalu memberi peringatan, tetapi ada saja wisatawan yang memang mengabaikan peringatan. Lebar Sungai Tundo itu sekitar 7 meter,"

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Petugas menurunkan dua dari satu jenazah wisatawan tenggelam di Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang, Minggu (10/7/2016). Dua wisatawan asal Jombang dan Sidoarjo ditemukan tewas tenggelam saat wisata Sipelot, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Korban meninggal digulung ombak di pantau Kabupaten Malang, dua orang atas nama Mochamad samsul maarif (23) dan Johan (23) bersama rombongan 10 orang dari Sidoarjo, menuju Pantai Sipelot di Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Sekitar pukul 09.30 WIB dua korban itu mencoba menyeberangi muara pantai dan melewati Sungai Tundo yang kedalamannya mencapai dua sampai tiga meter.

Mereka berdua saja saat menuju pantai, karena ada Batu besar yang pas untuk berfoto.

Lalu, korban Mochamad Samsul Maarif melihat Johan yang berjalan terlebih dahulu terseret ombak.

Melihat itu, Mochamad Samsul Maarif mencoba menolong, namun tak disangka juga ikut terseret arus ombak dari pantai.

Setelah selang beberapa jam, pukul 10.30 WIB, kedua korban terseret arus dan terbawa ke pinggir Pantai Sipelot dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro SH SIK mengatakan, dari tim penjagaan sudah diberi peringatan bahwa pantai dalam keadaan ombak tinggi. Namun dua orang itu nekat menyeberangi Sungai Tundo.

"Pos siaga selalu memberi peringatan, tetapi ada saja wisatawan yang memang mengabaikan peringatan. Lebar Sungai Tundo itu sekitar 7 meter," tutur dia saat ditemui di Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Minggu (10/7).

Hingga berita ini ditulis, kedua korban masih dalam perjalanan ke KM RSSA.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua wisatawan asal Sidoarjo dan Jombang, meninggal dunia saat berwisata ke Pantai Sipilot, Desa Pujiarjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Minggu (10/7).

Kedua korban ialah Moch Samsul Maarif (23) warga Desa Catak Gayam, Mojowarno, Jombang, dan Johan (23) warga Wonoayu, Sidoarjo.

Dua korban Pantai Sipelot ini masih belum pasti akan di bawa ke KM RSSA atau langsung dibawa pulang ke rumah masing-masing.

AKP Adam Purbantoro, Kasatreskrim mengatakan, kedua korban diusahakan dibawa ke KM RSSA.

"Kami usahakan setidaknya visum luar saja," imbuhnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved