Malang Raya

Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Gunung Panderman

Setidaknya ada 70 orang yang mengantarkan bendera merah putih sampai puncak Gunung Panderman

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: fatkhulalami
Istimewa
Sebanyak 70 orang di antarannya Komunitas Cansabalas, memikul bemdera untuk dibawa ke Gunung Panderman, Batu, Selasa (16/8/2016). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Bendera Merah Putih ukuran raksasa, yakni 25x40 meter atau 1.000 meter persegi dikibarkan di Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur. Bendera ini dikibarkan oleh Komunitas Cansabalas Adventure Team, pada Selasa (16/8/2016).

Bendera raksasa yang dijahit sendiri ini dikibarkan pukul 15.00 WIB sore. Sebelumnya, anggota dari komunitas ini dan beberapa anggota komunitas lain berkumpul di Alun-alun Kota Batu untuk bersama-sama berangkat berjalan kaki menuju Gunung Panderman.

Bendera yang dibawa itu maish terbungkus plastik dan dibawa bersama-sama dengan cara dipikul dibahu peserta. Pendiri Komunitas Cansabalas,

Nur Salam mengatakan, pembentangan itu sudah yang keenam kalinya untuk memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bendera ini ternyata memiliki sejarah dari awal pembentangan pertama.

“Awalnya tahun 2011 hingga 2012 bendera itu sudah pernah dibentangkan di Gunung Arjuno. Lalu pada 2013 di Gunung Merapi, dan tahun 2014 sampai saat ini dibentangkan di Gunung Panderman,” tutur Nur Salam.

Setidaknya ada 70 orang yang mengantarkan bendera merah putih sampai puncak Gunung Panderman. Anggota itu teridri dari 53 anggota Komunitas Cansabalas dan sisanya terdiri dari siswa dan komunitas lain di Kota Batu.

Bagi mereka, pengibaran bendera raksana ini memiliki makna dalam, yakni memupuk rasa nasionalisme di kalangan anggota komunitas, serta bagi orang - orang yang menyaksikannya.

Dengan membentangkan bendera di lereng gunung, harapannya akan ada orang yang melihat bendera itu.

"Kami ingin memupuk rasa nasionalisme kepada pemuda sekarang yang sudah mulai pudar. Mungkin kalau orang itu melihat, bisa ingat juga akan perjuangam para pahlawan," imbuh dia.

Perjalanan menuju Gunung Panderman lumayan jauh, yakni sekitar 10 kilometer menuju ground kemerdekaan atau setara selama 8 jam perjalanan. Sementara untuk lokasi pengibaran bendera dengan kemiringan 80 derajat. Bendera bendera merah putih raksasa itu akan dibentangkan selama tiga hari. Tanggal 18 sore akan diturunkan.

Tidak ada perlengkapan memadai yang dimiliki dari komunitas itu. Mereka yakin bisa mengibarkan dengan selamat dan sukses dari pengalaman sebelumnya.

Nur Salam menambahkan, bendera itu merupakan hasil jahitan anggota Komunitas Cansabalas. Pada tahun 2010 komunitas itu mulai mengumpulkan dana untuk membeli kain dan mulai menjahit pada Bulan Juli tahun 2011.

“Tapi bendera ini sempat rusak dan sobek saat tahun 2012 setelah dibentangkan di Gunung Arjuno. Akhirnya kami mendapat bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan ukuran bendera yang sama,” jelas dia.

Nantinya, mereka akan ada yang camping di sana sembari menunggu upaca bendera pada tanggal 17 Agustus pagi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved