Gunung Bromo

Ingin Nikmati Sensasi Jazz di Gunung Bromo, Sepasang Kekasih Rela Tinggalkan Jakarta

"Kebetulan ada saudara di Malang. Nanti kami akan nonton jazz gunung. Ini sudah tidak sabar. Pasti keren jazz di ketinggian,"

Ingin Nikmati Sensasi Jazz di Gunung Bromo, Sepasang Kekasih Rela Tinggalkan Jakarta
Istimewa
Edo dan Lina, penonton jazz gunung asal Jakarta saat naik KA ke Malang sebelum ke Probolinggo. 

SURYAMALANG.COM - Edo dan Lina, dua penonton Jazz Gunung yang rela meninggalkan Jakarta sementara waktu demi ingin menikmati sensasi Jazz Gunung yang digelar di lereng Gunung Bromo mulai Jumat (19/8/2016) sore nanti.

Keduanya naik Kereta Api menuju Malang.

"Kebetulan ada saudara di Malang. Nanti kami akan nonton jazz gunung. Ini sudah tidak sabar. Pasti keren jazz di ketinggian," kata Edo yang diamini Lina, sang pacar, saat ditemui di Kereta A[i jurusan Malang.

Selain sensasi alunan lembut jazz, alumnus Universitas Parahyangan Bandung itu ingin sekali menikmati suasana Bromo. Edo yang mengaku lahir di Malang sudah kangen sekali dengan suasana eksotik Gunung Bromo.

"Kami ngefans dan mengagumi Bonita. Mudah-mudahan nanti perjalanan kami lancar," kata Lina.

Saat ini, ribuan pecinta jazz kini tak sabar ingin menikmati sensasi alunan musik jazz di ketinggian gunung Bromo. Jazz gunung di lereng Bromo ini sudah ke delapan kali digelar. S

etiap tahun selalu dipadadati ribuan penonton dalam dan luar negeri. Jazz dengan menghadirkan musisi dalam dan luar negeri ini digelar 19-20 Agustus mulai pukul 14.00 sampai 22.00. Target pentonton setiap hari 2.000 orang. Harga tiket antara Rp 450.000 - Rp 1 juta.

Penulis: faiq nuraini
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved