Malang Raya
Dapat Bantuan Beras Gratis dari Pemkot Batu, Ismiatun Malah Bingung, Lalu . . .
“Bantuan beras ini cukup untuk memenuhi kebutuhan makan,” kata Misdikin, Rabu (19/10/2016).
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Ismiatun sempat bingung saat mendapat surat undangan untuk mengambil bantuan beras ketahanan pangan dari Pemkot Batu.
Warga Desa Pesanggrahan ini langsung bertanya kepada penerima undangan lain.
Saat mendapat undangan itu, dia tidak mendapat informasi bahwa pengambilan bantuan beras seberat 10 kilogra itu berat itu harus membayar atau tidak.
Ismiatun mengaku tidak memiliki uang bila pengambilan beras bantuan itu berbayar.
"Ternyata gratis. Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Batu," ucap Ismiatun di kantor Desa Pesanggrahan, Rabu (19/10/2016).
Sebanyak 218 kepala keluarga (KK) miskin di Desa Pesanggrahan kecamatan Batu mendapat bantuan beras ketahanan pangan Pemkot Batu.
Setiap KK mendapat jatah 10 kilogram beras gratis jenis premium.
"Bantuan beras ini cukup untuk memenuhi kebutuhan makan," kata warga lain, Misdikin.
Misdikin juga sempat khawatir saat menerima surat undangan tersebut.
Biasanya warga miskin harus mengeluarkan uang untuk menebus berat miskin (raskin).
"Alhamdulillah, ternyata saya tidak membayar," tambahnya.
Sementara Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Batu, Wiwik Nuryati mengatakan bantuan beras ketahanan pangan ini digelar sekali dalam dua bulan.
Menurutnya, gudang pembaruan sebanyak 5 itu tersimpan di gudang cadangan pangan.
"Stok beras cadangan pangan itu dibagikan kepada sekitar 500 KK miskin," kata Wiwik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/raskin-kota-batu_20161019_191245.jpg)