Blitar

Rehat Sejenak ke Blitar, Cawagub Jakarta Djarot Disambut Jaranan

Disela kesibukannya kampanye, Djarot menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Kota Blitar. Dia juga ziarah ke makam Bung Karno.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Imam Taufik
Djarot Saiful Hidayat disambut jaranan saat tiba di makam Bung Karno, Kamis (10/11) sore. 

SURYAMALANG.COM, BLITARDjarot Saiful Hidayat tidak galau meskipun hasil survey terus merosot pasca demo 4 November 2016 lalu. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada Jakarta ini hanya menjawab santai.

“Ah tidak apa-apa. Itu kan survei. Masyarakat sekarang kan sudah pintar,” kata Djarot, Kamis 10/11/2016).

Disela kesibukannya kampanye, Djarot menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Ngadirejo, Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Dia juga ziarah ke makam Bung Karno sebelum ke rumahnya.

Dia ziarah ke makam Bung Karno bersama istrinya, Hapy Farida. Mantan Wali Kota Blitar dua periode (2000-2010) ini disambut musik tradisional kuda lumping (jaranan).

“Ini tradisi saya. Setiap Hari Pahlawan (10 November), saya menyempat diri nyekar ke makam Bung Karno,” ujar Djarot.

Dia mengaku juga menggelar tasyakuran di rumahnya setiap memperingatan 10 November tersebut. Biasanya, dia hanya mengundang para tetangganya.

“Acaranya cukup sederhana. Hanya tumpengan. Meski saya jarang di rumah, namun acara itu tetap jadi tradisi rutin setiap Hari Pahlawan,” paparnya.

Djarot juga berencana ziarah ke makam Gus Dur, dan KH Hasyim Asy’ari di Jombang pada Jumat (11/11). Dia hanya tersenyum saat ditanya soal road show ziarah ke makam para bapak bangsa tersebut.

“Namanya ziarah ya berdoa. Itu saja. Kami mengenang jasa beliau-beliau itu,” ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved