Gempa Malang
Hingga Pagi Ini, Total Ada 3 Rumah yang Rusak di Kabupaten Malang Akibat Gempa
Menurutnya, pihaknya masih mengumpulkan data dan melakukan pengecekan lapangan. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan infrastruktur.
Penulis: David Yohanes | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan, pihaknya sibuk mengonfirmasi kebenaran gambar kerusakan akibat gempa yang terjadi Rabu (16/11/2016) malam.
Sebab menurutnya banyak gambar yang beredar namun belum dipastikan kebenarannya.
"Bahkan ada yang menyebar informasi, Pendopo Kabupaten Malang ambruk. Ini kan luar biasa," ucap Lutfi Kamis (17/2016) pagi.
Menurutnya, pihaknya masih mengumpulkan data dan melakukan pengecekan lapangan. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan infrastruktur.
"Jangan sampai kondisi jalan yang retak normal, kemudian difoto dikaitkan dengan gempa. Makanya satu per satu kami telusuri," tambah Lutfi.
Laporan terbaru, ada tambahan satu rumah yang rusak. Rumah ini berada di Desa Clumprit RT12, RW 02, Kecamatan Pagelaran.
Rumah yang ditempati Markuat ini ambruk di bagian atapnya. Namun tidak ada korban dalam kejadian ini.
"Rumah ini rumah kontrakan. Terus penghuninya juga sudah diungsikan," tutur Lutfi.
Dengan demikian ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan. Sebelumnya rumah Subur di RT27, RW 07 Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung ambruk di bagian teras.
Sebelumnya memang sudah ada retakan di bagian teras. Saat gempa terjasi, retakan ini memicu kerusakan.
Satu rumah lainnya milik Sutimah, di RT 10, RW 4 Desa Taman Kuncaran, Kecamatan Tirtoyudo.
Pemilik rumah juga mengalami luka ringan, akibat tertimpa material. Sutimah sempat menjalani perawatan di Polindes setempat.