Gempa Malang
BPBD Kabupaten Malang Dapat Dana Rp 2 Miliar untuk Korban Gempa
Pemulihan pasca bencana akan dilakukan bersama SKPD teknis. Seperti urusan jalan akan dilakukan bersama Dinas Bina Marga.
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuaten Malang, Hafi Lutfi mengaku mendapat tambahan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp 2 miliar. Dana tersebut bukan untuk kedaruratan. Dana itu hanya bisa untuk pasca bencana.
“Untuk proses pemulihan pasca bencana akan diambilkan dari Dana Tidak Terduga. Bukan sepenuhnya ditanggung BPBD, tapi lintas sektor,” terang Lutfi, Jumat (18/11/2016).
Pemulihan pasca bencana akan dilakukan bersama SKPD teknis. Seperti urusan jalan akan dilakukan bersama Dinas Bina Marga. Termasuk pemberian bantuan kepada warga yang rumahnya rusak.
Bantuan tersebut bersifat stimulan. Kepala desa dan camat yang akan verifikasi kebutuhan. Bantuan akan diwujudkan dalam bentuk material.
“Jadi bukan berupa uang tunai, tapi material. Kami akan hitung dulu material yang dibutuhkan berdasar laporan camat dan kepala desa. Setelah itu kami belanjakan dan disalurkan,” tutur Lutfi.
Sementara hasil assesmen BPBD sampai Kamis (17/11) malam, jumlah rumah rusak akibat gempa sebanyak 108 unit. Kerusakan terjadi di enam kecamatan, yaitu Tirtoyudo, Ampelgading, Dampit, Pagelaran, dan Turen.
Selain itu ada sejumlah fasilitas umum yang rusak di Dampit, yaitu satu TK, satu masjid, satu mushola, satu polindes, dan SDN Bumirejo 01.