Trenggalek

Mantan Guru Penderita Gangguan Jiwa di Trenggalek Dirujuk ke RSJ Lawang Kabupaten Malang

Diberitakan sebelumnya, Agus Setiawan sempat diisolasi dengan kaki dirantai oleh keluarganya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Agus Setiawan, mantan guru di Trenggalek dengan tangan diborgol dirujuk ke RSJ Lawang, Jumat (9/12/2016). 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Setelah dirantai dan diisolasi keluarganya selama 15 tahun, Agus Setiawan (48) mantan guru yang menderita gangguan jiwa kini dirujuk ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jumat (9/12/2016).

Agus diantar sejumlah rekan-rekan sesama guru naik mobil ambulans dari RSUD Dr Soedono, Kabupaten Trenggalek. Dari rumah sakit pasien selanjutnya dirujuk ke RSJ Lawang. Beberapa temannya dan pengurus PGRI Trenggalek sempat melepas Agus.  Malahan pengurus PGRI              juga memberikan bantuan tali asih untuk perawatan Agus.

Namun biaya perawatan Agus warga Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek
selama menjalani perawatan di RSJ Lawang sepenuhnya ditanggung Jamkesda Trenggalek.

"Biaya perawatan Mas Agus gratis karena dibiayai pemerintah," jelas Widodo.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan selama di perjalanan, saat membawa Agus di mobil ambulans tangannya tetap diborgol. Di mobil juga didampingi petugas dari rumah sakit dan pihak keluarga.

Malahan sejumlah teman-temannya yang ikut peduli dengan penderitaan Agus ikut mengantarkan sampai ke RSJ Lawang. Agus sendiri sepintas juga tampak layaknya orang normal.

Sesekali tersenyum dan membalas sapaan rekan-rekannya yang melepas kepergiannya ke RSJ Lawang. Agus sempat menikah dan punya satu anak, namun istrinya meminta cerai setelah mengetahui suaminya  menderita gangguan kejiwaan.

Widodo berharap sahabatnya itu dapat pulih kembali sehingga dapat beraktifitas normal layaknya masyarakat yang lain.

"Kami berharap pengobatan kali ini ada hasilnya sehingga Mas Agus dapat disembuhkan," harapnya.

Sementara Arif Witanto, Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim berterima kasih kepada Pemkab Trenggalek karena pasien penderita jiwa segera dibebaskan dari isolasi serta dirujuk ke RSJ Lawang. Selain itu pembiayaan juga ditanggung oleh pemerintah.

Diberitakan sebelumnya, Agus Setiawan sempat diisolasi dengan kaki dirantai oleh keluarganya. Masalahnya, Agus jika penyakit gangguan jiwanya kambuh sering mengamuk dan merusak rumahnya sendiri dan rumah tetangganya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved