Rabu, 15 April 2026

Malang Raya

Peluru Kendali Karya Perusahaan di Malang Ini Bisa Bidik Sasaran Sejauh 60 KM

Ricky menjelaskan ada sejumlah produk yang dibuat perusahaan itu, seperti selongsong bom aneka berat seperti Bomb P100, Bomb P250, dan Bomb P500.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ricky Hendrik Egam, Direktur PT Sari Bahari menunjukan casing bom P-250 pada Darmin Nasution, Menko Perokonomina RI dan Soekarwo, Gubernur Jawa Timur di Pabrik PT Sari Bahari di Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (5/1/2017). 

Pesawat Sukhoi sejak tahun 2007 memakai bom yang dirakit dalam selongsong buatan PT Sari Bahari.

Untuk bahan peledaknya dipasangkan oleh PT Dahana (Persero), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sementara untuk selongsong yang berisi asap/smoke untuk latihan, bisa diisikan sendiri oleh Sari Bahari.

Kedua perusahaan ini bekerja sama. Sari Bahari membuat selongsongnya, dan pengisian bahan peledak dilakukan oleh PT Dahana.

Dalam kunjungan menteri itu, PT Dahana juga menunjukkan roket yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan RI. Roket bernama RHAN 122 itu telah dipesan untuk tahun 2017 sebanyak 120 unit.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Heri Heriswan menerangkan roket tersebut bisa menempuh jarak jelajah 30 kilometer.

“Daya ledaknya besar. Sudah lolos uji coba dan sertifikasi. Tahun ini akan diproduksi atas pesanan Kementerian Pertahanan,” terang Heri.

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved