Kota Malang
Pemkot Malang Serius Perbaiki Jalan Pasar Gadang, Pedagang Diminta Pindah Paling Lambat 25 April
Pemkot Malang Serius Perbaiki Jalan Pasar Gadang, Pedagang Diminta Pindah Paling Lambat 25 April 2026
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Pasar Gadang Kota Malang sedang dikebut Pemkot Malang
- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang didukung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) jalan
- Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulhardjanto, menjelaskan ada dana alokasi khusus dari Kemen PU senilai Rp 14,9 miliar untuk perbaikan jalan
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Pemkot Malang menegaskan keseriusannya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Pasar Gadang.
Seluruh pedagang diminta segera mengosongkan area proyek paling lambat 25 April 2026.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang didukung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) jalan.
“Dari Kementerian PU sudah menunggu untuk segera dibangun."
"Kami akan pasang banner sebagai pengingat bahwa batas waktu 25 April semua harus selesai,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (15/4/2026).
Sebagai bentuk transparansi, Pemkot Malang juga akan menampilkan desain teknis detail engineering design (DED) proyek kepada para pedagang agar memahami rencana pembangunan secara menyeluruh.
“Kami akan tunjukkan penampang jalan, lebar jalan, median, pagar, hingga pedestrian supaya mereka paham seperti apa konsepnya,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Malang Bakal Bangun Jalan Kembar di Kawasan Pasar Gadang Kota Malang
Wahyu Hidayat menegaskan, pembangunan jalan ini bertujuan menciptakan kelancaran lalu lintas, sehingga tidak boleh lagi ada kendaraan yang berhenti sembarangan di badan jalan untuk berbelanja.
“Ke depan, kendaraan tidak boleh berhenti di jalan. Harus parkir dulu, lalu jalan kaki untuk membeli,” katanya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Malang akan menyiapkan lahan parkir di sisi selatan kawasan. Selama ini, fasilitas parkir sebenarnya sudah tersedia, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh pengunjung.
“Parkir sudah ada, tapi tidak dimanfaatkan. Mereka mencari yang paling mudah, akhirnya mengganggu lalu lintas,” ujarnya.
Selain itu, pedagang yang berada di sisi utara jalan juga akan ditertibkan. Mereka diminta mundur sekitar enam meter dari badan jalan, termasuk lapak yang selama ini berdiri di area liar.
“Yang di utara itu harus mundur sekitar 6 meter. Itu banyak yang liar, termasuk yang di depan pagar,” tegasnya.
Wahyu menekankan bahwa pemerintah tidak main-main dalam menjalankan proyek ini. Ia meminta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) untuk terus melakukan sosialisasi dan merangkul paguyuban pedagang.
“Kami sudah beri waktu. Diskopindag terus sosialisasi agar pedagang paham dan tidak menganggap ini hanya alasan pemerintah,” katanya.
Baca juga: Pernikahan Sesama Wanita di Malang, Intan Kembali Laporkan Rey Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
| Pemkot Malang Ajukan Empat Ranperda Strategis, Fokus pada Narkotika hingga Lalu Lintas |
|
|---|
| Pemkot Malang Bakal Bangun Jalan Kembar di Kawasan Pasar Gadang Kota Malang |
|
|---|
| Momen Langka Pintu Air Sungai Amprong Dibuka, Puluhan Warga Kedungkandang Malang Turun 'Panen' Ikan |
|
|---|
| Komisi B DPRD Kota Malang Tinjau Tembok Retak di Pasar Besar |
|
|---|
| DPRD Kota Malang Soroti Transparansi Data hingga Optimalisasi PAD dalam LKPJ 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kaki-pembeli-tergenang-air-saat-berada-di-Pasar-Gadang-Kota-Malang-Pemkot-Malang.jpg)