Malang Raya
Universitas Brawijaya Loloskan Tim Robotnya Semua Kategori ke Kontes Robot Indonesia Nasional
Untuk mayoritas kategori lomba, hanya juara 1-3 pada tiap seleksi regional yang akan melaju ke KRI Nasional.
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Seleksi regional IV Kontes Robot Indonesia berakhir tadi malam (Sabtu, 7 Mei 2017) di GOR Pertamina Universitas Brawijaya (UB).
Telah terpilih tiga perwakilan pada tiap-tiap kategori untuk melaju ke ajang nasional dari kawasan Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara.
Tim Robotika Universitas Brawijaya (UB) menunjukkan kehebatan mereka dengan lolos pada setiap kategori yang dilombakan pada KRI.
UB berhak melaju ke pentas nasional di Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia - Humanoid (KRSBI Humanoid), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia - Beroda (KRSBI Beroda), dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI).
Ketua Tim Robotika UB, Achnafian Rafif Zufaryansyah mengatakan robot UB yang diikutkan dalam tiap-tiap kategori lomba memiliki keunggulannya masing-masing.
Pada kategori KRSTI misalnya, robot UB memiliki keluwesan khas penari tradisional Indonesia. Sehingga mengantarkan tim KRSTI UB meraih medali emas dalam seleksi regional IV kemarin.
"Pada kontes robot seni tari, setiap robot harus menari sesuai lagu Gending Sriwijaya yang banyak menonjolkan gerakan jari tangan. Di situlah keunggulan kami karena robot kami adalah satu-satunya robot yang jarinya bisa bergerak, tidak hanya tangan seperti tim lain," jelas Ryan pada SURYAMALANG.COM, Minggu (7/5/2017).
Sementara pada KRSBI, robot UB memiliki keunggulan yaitu bisa memposisikan sesuai keberadaan bola.
"Jadi ketika bola sudah keluar dari lapangan, mereka bisa cepat mendeteksi dan tidak lagi mengejar bola. Sementara ketika bola sudah kembali ke lapangan, ketiga robot dalan satu tim itu akan langsung memposisikan diri dengan tepat," terang mahasiswa Teknik Elektro UB itu.
Meskipun tim UB hanya meraih juara harapan pada KRSBI Humanoid, namun bisa dipastikan robot UB akan tetap melaju untuk kategori tersebut karena keterbatasan jumlah peserta.
"Untuk kategori KRSBI Humanoid, hanya ada 14 tim se-Indonesia dan dipilih 12. Karena kebanyakan peserta KRSBI Humanoid dari regional IV, maka bisa dipastikan UB tetap lolos karena akan menduduki peringkat ke 12," jelas Miko Irfanti, Humas Fakultas Teknik UB.
Sedangkan untuk kategori lain, hanya juara 1-3 pada tiap seleksi regional yang akan melaju ke KRI Nasional.