Kediri
Terlanjur Beredar, Permen Dot Sempat Bikin Heboh Kediri, Setelah Diteliti Ternyata . . .
Sejumlah guru mengira jajanan permen dot yang sebelumnya marak diberitakan itu mengandung narkoba.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dihebohkan oleh jajanan permen dot yang dikira mengandung narkoba.
Sejumlah guru mengira jajanan permen dot yang sebelumnya marak diberitakan itu mengandung narkoba.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM Surabaya) bahwa jajanan permen itu tidak mengandung narkoba dan layak untuk dikonsumsi.
"Permen dot sudah pernah diteliti dan dipastikan tidak mengandung narkoba," terang Humas BPOM Surabaya Retno kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (11/8/2017).
Seorang guru yang menolak namanya disebutkan karena alasan privasi itu sempat menanyakan apakah benar itu permen dot yang marak dikabarkan mengandung narkoba.
Namun setelah mendapat informasi jajanan dot itu tidak mengandung narkoba pihaknya menginformasikan kabar itu ke guru beserta peserta didik lainnya.
"Di SD saya ada yang jual (permen dot) terlanjur tak larang," ujar tenaga pendidik itu.
Pria paruh baya itu menjelaskan awalnnya mengetahui sebagian peserta didik membawa permen dot tersebut pada saat jam istirahat berlangsung.
Sontak, ia sempat kaget melihat para peserta didik membawa permen dot itu. Sebab beberapa bulan lalu ada isu permen dot berbahaya karena mengandung narkoba.
Menanggapi hal itu, dia mengumpulkan para peserta didik yang membeli pernen dot itu.
Sebagai langkah antisipasi semua peserta didik diberi penjelasan seperti yang telah diisukan selama ini.
"Semua permen yang sudah dibeli saya minta dan saya ganti uangnya. Penjualnya juga saya larang jualan permen itu," ungkapnya.
Terpisah, Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Toni Sugiyanto saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM mengimbau pihak sekolah maupun masyarakat tak perlu gusar terkait isu permen dot yang mengandung narkoba. Karena permen dot itu hanya jajanan biasa.
"Memang hasil uji lab yang lalu permen dot seperti yang di maksud tak mengandung unsur narkoba," jelas AKBP Toni Sugiyanto.
Menurut Toni, apabila diperlukan secepatnya pihaknya akan menerjunkan anggota BNNK Kediri untuk meninjau sekolah SD tersebut.
Di sisi lain, sambung dia, pihaknya akan akan mengedukasi masyarakat setempat untuk pemahaman barang tersebut.
"Nanti kami akan lakukan edukasi dan sosialisasi di lokasi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/permen-dot-yang-bikin-heboh-kediri_20170811_210745.jpg)