Malang Raya
Jajan di SMAN 3 Gak Perlu Bawa Uang, Ada Teknologi E-Cafe
Saat membeli makanan dan minuman siswa cukup mendebet deposit di kartunya atau cashless.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - jajan di kantin sekolah SMAN 3 Kota Malang sekarang tak perlu membayar dengan uang tunai, semua dilakukan dengan sistem pembayaran elektronik.
Hampir 85 persen dari 875 siswa SMAN 3 Kota Malang memiliki kartu pembayaran di kafe Bhawikarsu karena menjadi e cafe.
Saat membeli makanan dan minuman siswa cukup mendebet deposit di kartunya atau cashless.
Targetnya sampai akhir Oktober 2017, kartu sudah terdistribusi ke semua siswa.
"Baru diberlakukan September lalu untuk pembelian kartunya," jelas Lutfi Agung, Technical Support e cafe kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/10/2017). Kartunya seperti kartu ATM.
Jika kartu hilang juga bisa dilaporkan ke nomer call centre/nomer pengelola kafe dalam kurun waktu 24 jam untuk diblokir.
Latar belakang berlakunya e cafe karena ada kendala soal uang kembalian pembelian. Untuk mendapatkan recehan Rp 500 atau Rp 1000 juga tidak mudah.
"Sebab uang kembalian itu tak tergantikan oleh permen. Maka harus dikembalikan sesuai nominalnya," papar Lutfi.
Untuk promo kartunya, dengan membeli Rp 15.000, maka dapat deposit Rp 5000. Tujuannya agar terbiasa berbelanja non tunai.
Harga itu hanya untuk pengganti awal pembelian chip.
Kartunya bisa dipakai selama bersekolah di SMAN 3.
Selain siswa, guru dan karyawan juga memakai itu jika ke kafe.
Cara penggunaannya, warga sekolah setelah memilih makanan dan minuman, memasukkan data barang belanja ke komputer yang ada.
"Kendalanya kadang ada siswa gak tahu ini namanya makanan apa. Jadi petugas membantu," jelas dia.
Setelah selesai belanja, maka tinggal ngetap kartunya. Maka depositnya berkurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sman-3_20171018_185743.jpg)