Nasional

BPJS Kesehatan Bisa Tidak Menanggung Penuh Biaya 8 Macam Penyakit, Ini Skema Pembayarannya

BPJS Kesehatan sampai saat ini masih menghitung rincian beban yang akan dikenakan pada peserta BPJS Kesehatan.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
ILUSTRASI - Kasubid Data dan Formasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Batu, M.Muslich HS menunjukkan jaminan BPJS Kesehatan yang baru akan dibagi untuk Pegawai Non PNS Pemkot Batu. 

SURYAMALANG.COM - Keluhan defisit keuangan masih terus disampaikan BPJS Kesehatan seiring program layanan yang sudah dijalankan sejauh ini.

Wacana pembiayaan bersama antara BPJS Kesehatan dan pasien pun muncul dalam upaya mencari jalan untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan yang selalu membebani kinerja mereka.

Wacana terbaru itu akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan penyakit berbiaya tinggi dan berbahaya.

Jadi akan ada pola pembayaran pembiayaan di mana peserta BPJS Kesehatan tetap ikut mengeluarkan dana pribadi, atau tidak 100 persen ditanggung BPJS Kesehatan.

Wacana pembiayaan bersama itu ditujukan bagi pembiayaan delapan penyakit.

Delapan penyakit yang pendanaannya diwacanakan ditanggung bersama antara BPJS Kesehatan dengan pasien yakni; jantung, kanker, gagal ginjal stroke, thalasemia, sirosis hati, leukimia dan hemofilia.

Kenapa delapan penyakit itu?

Dirut BPJS Kesehatan, Fahmi Idris mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.

Wacana untuk meminta peserta BPJS ikut membayar pembiayaan perawatan dan pengobatan delapan penyakit itu belum menjadi keputusan final.

Fahmi mengatakan, masih belum tahu berapa porsi pendanaan perawatan yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan sampai saat ini masih menghitung rincian beban yang akan dikenakan.

Fahmi hanya memastikan, pembagian beban tersebut tidak akan diberikan kepada semua peserta.

Pembagian beban hanya akan dilakukan dengan peserta dari golongan masyarakat mampu. 

Untuk diketahui, berdasarkan data BPJS Kesehatan, untuk penyakit jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp 7,485 triliun.

Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp 2,35 triliun, Rp 2,592 triliun, Rp 1,288 triliun, Rp 485, 193 miliar, Rp 232, 958 miliar, Rp 183,295 miliar dam Rp 119,64 miliar.

Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp 14, 692 triliun atau 21,84 persen dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin.

"Cost sharing ini harus kami sampaikan supaya masyarakat tidak kaget," kata Fahmi seperti dikutip dari Kontan. 

*Artikel ini telah dipublikasikan sebelumnya di Kontan.co.id dengan judul “Ini 8 penyakit yang turut dibiayai peserta BPJS”.

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved