Malang Raya
Hebat, Dari Sampah, Mahasiswa FIA Universitas Brawijaya Malang Bisa Bagi Beasiswa
Beasiswa sampah ini bukan masalah berapa jumlah nominal uang yang dapat diberikan, tetapi nilai kepedulian terhadap sesama yang dibangun
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
"Karena kalau membantu UKT ( Uang Kuliah Tunggal), uangnya gak cukup. Sebab UKT minimal Rp 3 juta per semester," papar dia.
Mahasiswa yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa ini yaitu Irma Dwi Maulida mahasiswa Ilmu Perpustakaan 2015 FIA UB Malang, dan Esti Ayuningtias mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis 2016 FIA UB Kediri.
Mereka hasil seleksi oleh Kementrian Advokesma BEM FIA UB 2017 dengan beberapa ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan.
“Saya senang karna dari sekian banyak yang daftar saya yang dapat beasiswa ini,” ungkap Esti.
Program beasiswa sampah diapresiasi Dekan FIA UB, Prof Dr Bambang Supriono.
"Beasiswa sampah ini bukan masalah berapa jumlah nominal uang yang dapat diberikan, tetapi nilai kepedulian terhadap sesama itulah yang harus selalu kita bangun,” komentar Bambang.
Imel berharap, program beasiswa sampah diteruskan kepengurusan baru BEM FIA UB kelak.
"Programnya bagus. Karena dari sampah bisa memberi sesuatu yang positif dengan membantu orang lain," tambah Imel. S