Kabupaten Malang

Persaingan Calon Sekda Kabupaten Malang : Eko dan Firmando Terlihat Kompak, Budiar Bersikap 'Dingin'

Persaingan Calon Sekda Kabupaten Malang : Eko dan Firmando Terlihat Kompak, Budiar Bersikap 'Dingin'

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
IST
CALON SEKDA - Eko Margianto (kiri) dan Firmando (kanan), kompak saat akan membawa balita penderita Hidrosefalus dari kediamannya di Wajak ke RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Eko dan Firmando merupakan calon Sekda Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Meski terlihat pasrah dalam rivalitas bursa calon Sekda Kabupaten Malang, namun Firmando Matondang, Kasatpol PP; dan Eko Margianto, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pintar menggoda hati Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Di saat harap-harap cemas karena menunggu kabar siapa dari tiga calon Sekda, yang namanya diajukan Bupati Sanusi, untuk dimintakan persetujuan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, mereka pamer kekompakan.

Itu terjadi pada Jumat (29/8/2025) pagi kemarin, saat mendatangi rumah balita berusia lima bulan, yang menderita Hidrosefalus, Queensa Acilla, warga Dusun Arjosari, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak.

Untuk sampai ke rumah Queensa. Mereka menumpang semobil dengan menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.

Bukan cuma berjarak sekitar 35 kilometer dari Kota Malang, namun medan jalannya mirip rute offroad. Yakni, harus naik turun bukit karena berada di lereng Gunung Semeru, sembari menerobos hutan pinus, serta perkebunan, yang berkelok, dengan banyak kubangan air karena habis hujan.

Baca juga: 2 Calon Sekda Kabupaten Malang Kompak Evakuasi Balita Penderita Hidrosefalus

"Asyik perjalananya, saya sudah bolak-balik datang ke desa itu," tutur Firmando kepada SURYAMALANG.COM.

Mereka datang bukan cuma berdua, namun ditemani tim lainnya, yakni Radik Cahyo Purnomo A Md Kep, PJ Survailans UPT Puskesmas Wajak, dan Ahmad Kusairi, koordinator LSM Pro Desa.

Melihat rumah Queensa, yang jauh dari mana-mana, dan berada di tepi hutan pinus, dengan memasak masih memanfaatkan kayu bakar, mereka terenyuh.

Begitu juga saat melihat kondisi kesehatan Queensa, yang melemah, mereka langsung mengevakuasinya.

Jumat pagi itu, anak pasangan Ali (38) dan Ny Suliantini (35), langsung dibawa ke RSUD Kanjuruhan.

Baca juga: Tumpukan Uang Pajak Dibakar Massa, Belasan Pos Polisi di Kota Malang Rusak Akibat Demo Ricuh

"Kalau demi kemanusiaan begini, ya kami berdua seperti ini, nggak ada persaingan," ungkap Firmando, yang dikenal serius tapi humoris.

Melihat antara Firmando dan Eko terlihat kompak, Kusairi, yang ikut satu rombongan saat mengevakuasi Queensa, diam-diam mengamatinya.

Menurutnya, mereka terlihat tak ada rivalitas, meski saat ini mereka lagi harap-harap cemas, menunggu siapa yang akan terpilih jadi Sekda definitif.

"Kayaknya, mereka nggak mikir apa yang akan terjadi," ungkap Kusairi.

Praktis, hal itu jauh beda dengan sosok calon satunya, yang sama-sama lolos tiga besar di Seleksi Terbuka (Selter) calon Sekda, yakni, Budiar, Kadis PU Cipta Karya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved