Pilkada Kota Malang
Dialog Lembaga Pers HMI : Partisipasi Aktif Media Massa Menuju Pilkada Kota Malang 2018
Kegiatan itu juga mengacu pada beberapa poin yang diserukan oleh Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia kepada pengelola media
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang menggelar dialog pers bertema 'Partisipasi Aktif Media Massa Menuju Pilkada Kota Malang 2018 yang Berintegritas' di ruang sidang DPRD Kota Malang, Minggu (17/12/2018).
Pembicara dialog itu adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Zaenudin, dan tiga praktisi media massa cetak di Kota Malang. Salah satu narasumber adalah Redaktur Harian Surya Biro Malang, Eka Nurcahya.
Direktur Utama LAPMI HMI Cabang Malang, Ahmad Irso Kubangun mengatakan, KPU dan Perusahaan Pers memiliki pengaruh besar pada Pilkada serentak 2018. Media massa, katanya, bisa mempengaruhi berjalannya Pilkada secara demokratis dan transparan.
"Kegiatan ini tidak hanya membahas terkait kinerja KPU maupun KPUD menjelang Pilkada serentak khususnya di Kota Malang, namun juga perlu melirik bagaimana media massa bekerja dan menyampaikan pesan edukatif kepada masyarakat berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No 40 Tahun 1999," ujarnya.
Kegiatan itu juga mengacu pada beberapa poin yang diserukan oleh Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kepada pengelola media agar tetap independen dan bersifat obyektif.
"Beberapa seruan yang kami gunakan sebagai landasan kegiatan yaitu, Pers harus menjaga integritas dan bersikap independen dalam melakukan peliputan pemilu, Pers harus menjalankan fungsinya sebagai lembaga kontrol sosial secara profesional, Pers harus bersikap adil dengan memberi kesempatan yang sama kepada semua peserta pemilu dan transparan, Pers harus tegas menjaga pagar api dengan memisahkan ruang redaksi dan ruang bisnis," tegasnya.
Lapmi HMI berharap semua elemen ikut memantau pelaksanaan Pilkada Kota Malang 2018 nanti.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Malang Zaenudin mengatakan Pers Mahasiswa juga harus aktif terlibat demi terwujudnya demorasi yang demokratis di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Zaenudin mengingatkan kembali tentang kapan boleh tampil dan tidaknya calon wali kota dan wakil wali kota di media massa.
"Untuk iklan nanti KPU yang akan beriklan di media massa, bukan pasangan calon," tegas Zaenudin.