Malang Raya

4 Fakta Demo SMAN 2 Malang, dari Respon Warganet hingga Sosok yang Kuak Kelakuan Kepsek

Inilah 4 fakta di balik demo SMAN 2 Malang pagi tadi. Bagaimana warganet menanggapi, sampai sosok yang kuak kelakuan Kasek

Editor: Insani Ursha Jannati
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana aksi siswa SMAN 2 Kota Malang, Kamis (5/4/2018). 

SURYAMALANG.COM – Ratusan siswa SMAN 2 Kota Malang demonstrasi di sekolah, Kamis (5/4/2018).

Dalam demonstrasi ini, para siswa menuntut Dwi Retno mundur dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Demonstrasi ini menjadi perbincangan di media sosial.

Sejumlah netizen membagikan informasi terkait demonstrasi itu di Facebook.

Seperti akun Andi Agus yang membagikan informasi tersebut di grup Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang) sekitar sejam lalu.

Dalam postingannya, pemilik akun menyertakan tiga foto terkait demonstrasi tersebut.

Pemilik akun menulis :

Berbagi Info

Lek wis ngene iki pendapate sampean nyoopo lur lek wong tuone ....

HIDUP HAK SISWA!!! 
=================
Aksi Unjuk rasa siswa SMAN 2 Malang telah sampai pada ujung rencana yaitu Aksi menggugat kepala sekolah
.
Siswa SMAN 2 Malang melawan Ratu dan kurcaci-kurcacinya mengundang kawan-kawan sekalian untuk ikut serta dalam Aksi "Meruntuhkan kerajaan" gugatan siswa SMAN 2 malang tentang kepala sekolahnya yang track recordnya sudah keterlaluan, main tangan dan sikap sikap lain yang tidak sepantasnya dilakukan seorang tenaga pendidik, segala bukti untuk menguatkan argumen siswa pun telah disiapkan.
.
Unjuk rasa kali ini adalah menggugat dan mengancam sekolah, maka penting kiranya sebelum kita melipatgandakan dukungan dalam aksi gerakan perlawanan siswa. 

Aksi ini akan dilakukan pada:

Hari/Tanggal: Kamis, 5 April 2018

Titik Kumpul: Ruko samping SMAN 2 Malang
Pukul 06.00 WIB

Titik Aksi: SMAN 2 Malang

Informasi:
081230589660 (Bagas) 
081333218603 (Kitana)

Kehadiran kawan-kawan di Aksi Unjuk rasa dan Gugatan ini sangat diharapkan untuk dapat memberikan dukungan dan "Mengembalikan Keadilan" bagi warga SMAN 2 Malang yang sedang mencari keadilan.
.
.
Maka bergabunglah bersama kami, dimulai dengar tegur sapa dan jadilah saudara seperjuangan melawan segala bentuk penindasan.

HIDUP PENDIDIKAN!!!
.
PANJANG UMUR SOLIDARITAS!!!
PANJANG UMUR PERJUANGAN!!! #SmandaMelawan

Sampai saat ini postingan itu sudah dikomentari sekitar 1,2 ribu kali.

Postingannya juga sudah dibagikan sampai 36 kali.

Beragam komentar membanjiri postingan ini.

Berikut ini beberapa komentar netizen.

Affan : Lanjutkan nak

Gege S. Widarsono : Anak2 gk salah, mgkin saja mreka sdh melakukan sgala upaya...namun jka smua jalan diplomasi sdh tdk mendpat hasil.....mgkin ni jalan lain yg merka pilih. Siapa ratu siapa kurcaci.....smua tdk bsa d gamblangkn dlm sosmed. Ayas pernahbd pososi kalian Rekk....berjuang o, pokok kudu eling tata krama yo. Tp saiki jek UNBK....opo wektu ne wes pas ? Wes mugo oleh keadilan yo

Rifki Fauzi : Malang keras murid vs guru. Q mbiyen lek di kaplok i kok meneng ae yo wayae lak demo ngene ta.

Chetya' Vinse't : Sekolahan favorit iki bien....miris tenan.

Aditya Erlangga Errol : Urusen dewe. Awas lek sampek macet, naisak sing liwat.

Setyo Bagus Zakaria : Seng tak salah no lapo ASPAL KOK DI ORET - ORET ???? BUKAN E SENG SALAH JARE KEPSEK E ???

Ariani Kusumaningrum : Cekno kepseke sing mbusek.salahe nggawe perkoro ae.

Setyo Bagus Zakaria : Wah iki, murid e seng oret oret malah kepsek e seng kongkon mbusek ?? koyok ganok media liyo ae #saveaspal

Ekade Tenno : Selamat berjuang kawan, semoga kedzaliman, kekerasan, ketidak adilan, pungutan liar hapus dibumi kota pendidikan malang.

Yuan Tanamal : Iki lapooo...isin2i ae rek2...alumni jd tercyduk ngene iki hadeeww . Dadi opo nduk leee....

Mulyati Anang : Embonge di resik i rek yo. Atasane gorong iso golek duwek dw ae ngoret2 dalan. Dalan iku aq melok mbayar. Masio demo yo seng genah mbok o. Atasane sangu sek njalok wong tuo.

Dwi Fungsi : Oret2en sekolahmu dewe rek.... sak no seng resik2 embong nambahi penggaweane.

Hanafi : Aq gk eroh masalae. Seng penting ojok jotos jotosan.

Postingan itu juga dibagikan akun Ariani Kusumaningrum.

Nasib Kasek Ditentukan Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) sudah sering menerima laporan dan keluhan terkait perilaku kepala SMAN 2 Kota Malang.

Dalam laporan itu disebutkan kepala skeolah (kasek) itu kerap berkata kasar.

Setelah melihat gejolak siswa, Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman memutuskan memutasi Kepala SMAN 2 Kota Malang, Dwi  Retno ke Cabang Dinas Kota Malang.

“Kami sudah selesaikan masalanya. Mulai hari ini dia akan berkantor di cabang dinas. Sedangkan di SMAN 2 akan diberi Plt,” ungkap Saiful Rachman kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (5/4/2018).

Saiful mengungkapkan tidak ada aturan yang mengatur terkait lamanya jabatan kepala sekolah.

Sebab, aturan Kemendikbud maksimal dua periode menjabat kepala sekolah sudah ditiadakan.

Namun, pihaknya segera menata tenaga pendidik dan kependidikan.

Di antaranya keberadaan kepala sekolah ‘abadi’ yang terlalu lama tidak tersentuh mutasi.

“Pengawas dan cabang dinas mengevaluasi secara berkala. Jadi ada penilaian kerjanya,”urainya.

Sesuai hasil evaluasi, pihaknya bisa memutasi kepala sekolah.

“Jika kepala sekolah itu benar-benar memiliki prestasi, tidak masalah dipertahankan.”

“Namun, batas periodesasi tetap diperlukan agar tidak terjadi otoriter jabatan,” ungkapnya.

Misalnya satu periode bagus, bisa dilanjutkan untuk periode kedua.

Selanjutnya jika prestasi masih bagus, bisa tetap menjadi kepala sekolah tetapi digeser ke sekolah yang grade-nya lebih rendah.

“Jadi kepala sekolah juga bisa memperbaiki sekolah yang grade-nya jauh dari sekolah sebelumnya.”

“Setelah periode ketiga, ya harus turun,” tutur Saiful.

Akan dibuat draft untuk pengangkatan kepala sekolah pada akhir tahun ini.

Kemungkinan di dalamnya juga akan mengatur lama jabatan kepala sekolah.

Reaksi Siswa setelah Kasek Dicopot dari Jabatan

Dwi Retno sudah dicopot dari jabatannya sebagai kepala SMAN 2 Kota Malang.

Retno dipindah ke Kantor Cabang Dindik Jatim wilayah Kota Malang dan Kota Baru mulai Kamis (5/4/2018).

Ini sesuai tuntutan para siswa yang minta Retno dipindahkan dari sekolah itu.

Kepindahan Retno disampaikan Ketua MKKS SMA Negeri Kota Malang, Tri Suharno.

“Mulai hari ini, Bu Retno dipindah. Besok sudah ada penggantinya sebagai Plt,” jelas Tri Suharno kepada para siswa melalui pengeras suara.

Para siswa langsung teriak senang.

“Alhamdulillah,” ujar para siswa.

Namun belum diketahui pengganti Retno yang akan memimpin SMAN 2 Kota Malang.

“Kemungkinan dijabat sama kepala sekolah (kasek) yang di Malang,” tutur Tri kepada SURYAMALANG.COM.

Dia belum mendapat informasi dari Dindik Jatim terkait Plt kasek SMAN 2.

Karena tuntutannya sudah dipenuhi, para siswa diminta segera mengemasi atribut demonstrasi.

Begitu juga spanduk yang dipasang di atas aula sekolah.

Sementara itu, Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto mint siswa tidak uforia dengan terkabulnya tuntutan itu.

“Segera pulang dan jangan konvoi di jalan,” ujar Budi.

Setelah itu ratusan siswa bernyanyi lagu Sayonara di lapangan basket.

Namun, Dwi Retno tidak menemui para siswa.

Ketika usai mediasi di aula, dia keluar ruangan.

Para siswa meneriaki Retno dengan “Retnoout”.

“Lega, akhirnya Bu Retno dipindah,” ujat Kitana, siswi kelas 12.

Kitana  berharap pemimpin sekolah yang baru tidak seperti kasek lama.

Terutama dalam menjaga lisannya.

Sehingga tak ada pihak yang tersakiti.

Kasi Kelembagaan Dindik Cabang Malang, Hartono datang terlambat dalam mediasi itu.

Dia menerima berkas kertas dalam folder plastik tentang perlakuan Dwi Retno.

Selain itu juga disertakan CD.

“Tapi, saya belum lihat isinya,” kata Hartono.

Hartono mengaku baru tahu gejolak di SMAN 2 pada hari ini.

Saat ini suasana sekolah mulai sepi.

Mayoritas siswa sudah pulang.

Seharusnya siswa kelas 12 ada bimbingan belajar (bimbel) menjelang Unas pada 9 April 2018.

Karena ada demonstrasi, tidak ada kegiatan pembelajaran.

Akun yang Ungkap Sosok Kepsek

Akun Facebbok yang mengungkap penyebab para siswa minta Retno mundur dari jabatannya.

Ungkapan ini dapat dilihat di kolom komentar postingan akun Andi Agus di grup Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang).

Di kolom komentar, akun Poppy Arisandy menulis :

“Iki Kronologi/sebab e di woco sek. Ojo buru2 maido, buru2 bully, buru2 mesoooh."

Poppy Arisandy juga menunggah foto ini di kolom komentar.

Postingan akun Poppy Arisandy.
Postingan akun Poppy Arisandy. (Facebook.com)
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved