Sains

Bakal Ada Fenomena Alam Menakjubkan, Mulai Besok Ada Hujan Meteor di Indonesia!

WOW! Mulai Besok Bakal Ada Fenomena Alam Menakjubkan! Jangan Lewatkan! Simak Penjelasannya!

popsci.com
Ilustrasi hujan meteor. 

SURYAMALANG.com - Sesungguhnya, bulan April terdapat suatu fenomena alam yang luar biasa. Sebab, sepanjang bulan April, sebenarnya langit kita sedang dijatuhi hujan Meteor Lyrid.

Nah ini ada kabar baiknya. Kepada Kompas.com dari NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) dan Space Science telescope Institue (STScl), puncak dari hujan meteor Lyrid ini akan terjadi pada hari Sabtu (21/4/2018) dan Minggu (22/4/2018).

Menurut NASA, fenomena ini sudah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu. Berdasar catatan NASA, astronom China telah merekam hujan meteor Lyrid sejak 687 SM.

Nama Lyrid sendiri diambil dari rasi asalnya, yaitu rasi Lyra (Harpa).

Dikutip dari Space.com, hujan meteor Lyrid muncul di setiap tahun dikarenakan bumi sedang melewati jejak atau sisa debu yang ditinggalkan oleh komet Tacher.

Komet Tacher sendiri muncul melewati bumi setiap 415 tahun sekali.

Nah, sisa-sisa debu itulah yang selanjutnya akan nampak dari bumi sebagai hujan meteor.

Astronom amatir Mutoha Arkanuddin menuturkan bahwa hujan meteor Lyrid ini akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

"Waktu terbaik untuk melihatnya adalah saat tengah malam sampai menjelang fajar di tanggal 21 dan 22 April ini," ujar pendiri Jogja Astro Club itu.

Ditambah lagi, saat ini bulan sedang memasuki fase kuartal pertama. Artinya, bulan lebih cepat terbenam dan langit pada tengah malam akan gelap. Saat langit gelap, kita bisa menikmati fenomena hujan meteor dengan lebih jelas lewat mata telanjang.

"Hujan meteor akan sangat bagus kalau dilihat dengan mata telanjang. Jika ingin memotretnya, bisa menggunakan teknik long exposure. Nanti akan terlihat garis garis di langit," imbuhnya.

Saat puncak hujan meteor nanti, kira-kira ada 20 meteor yang turun setiap jamnya. "Sekitar tiga menit ada satu meteor. Tapi mungkin tidak selalu pas tiga menit," ujarnya.

Muthoha juga menambahkan tiga lokasi agar kita bisa lebih puas melihatnya, yaitu lokasi yang jauh dari cahaya kota, di tanah lapang, dan pada saat langit cerah.

Selain itu, ada tambahan fenomena unik lain di atas langit kita. Disamping hujan meteor, langit kita akan dihiasi dengan beberapa rasi bintang yang terlihat jelas.

"Di selatan (rasi) kalajengking, menariknya ada rasi yang agak menarik, yaitu rasi salib. Ini adalah rasi bintang sebagai penanda arah bagi orang yang pergi melaut," ujarnya.

Dengan menggunakan teleskop, kita juga bisa melihat beberapa planet yang akan nampak.

"Jupiter akan terbit di timur. Juga ada Mars dan Saturnus yang bergabung denagn langit di jam-jam menjelang fajar," ujar NASA dilansir Space.com.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved