Nasional
Berduaan dengan Wanita di Kontrakan, Polisi Ini Digerebek Warga
Polisi ini digerebek warga karena memasukkan cewek bukan mukhrim ke rumah kontrakannya. Ngakunya sebagai istri, padahal . . .
Demi meyakinkan warga, Brigadir S pergi ke Gampong Labuhan untuk menghubungi pemilik kontrakan.
Karena tidak sabar dan tidak puas dengan jawaban Brigadir S, warga mendobrak rumah tersebut.
Saat masuk ke rumah, warga menemukan perempuan berinisial ED (22).
Lalu warga bertanya kepada ED apakah benar ia adalah istri Brigadir S.
Tetapi ED menjawab bahwa dia bukan istri Brigadir S.
Warga langsung membawa ED ke meunasah gampong setempat.
Sepulang dari rumah pemilik kontrakan, Brigadir S melihat teman wanitanya telah dibawa ke meunasah.
Brigadir S langsung ke meunasah tersebut.
Untuk menghindari amukan massa, Eko Hadianto dan sejumlah anggota Polsek Julok datang ke meunasah tersebut.
Namun, warga tidak mau melepas Brigadir dan ED yang telah diamankan warga di meunasah.
Warga minta pasangan tersebut diberlakukan sesuai hukum adat, yaitu dimandikan, lalu diarak keliling gampong (kampung), serta membayar denda.
Untuk menghindari amukan massa lalu, Eko memberi pemahaman hukum kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri.
“Tapi warga tetap bertahan untuk memberlakukan hukum adat.”
“Makanya untuk meyakinkan warga bahwa Brigadir S akan diberi hukuman tegas, saya memukul Brigadir S,” jelas Eko.
Setelah pemukulan itu, baru warga mengizinkan Brigadir S dan ED dibawa ke kantor polisi.