Blitar

Reaksi PNS Pemkot Blitar Saat KPK Segel Ruang, Ada yang Kaget sampai Ponselnya Tertinggal

Penyidik KPK menyegel sejumlah ruang milik Pemkot Blitar dalam penggeledahan, Kamis (7/6/2018).

Reaksi PNS Pemkot Blitar Saat KPK Segel Ruang, Ada yang Kaget sampai Ponselnya Tertinggal
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Ruang kerja Wali Kota Blitar yang disegel KPK, Kamis (7/6/2018). 

Penyidik juga menempel logo KPK di daun pintu ruang wali kota.

Usai menyegel ruang wali kota, tiga penyidik langsung pergi.

( Baca juga : Inikah Proyek yang Sedang Ditangani KPK di Blitar dan Tulungagung? )

Penyegelan ruang wali kota sempat membuat sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Blitar kaget.

Sebagian pegawai keluar ruang kerja untuk melihat proses penyegelan.

Penyidik KPK juga menyegel dua ruang di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar.

( Baca juga : VIDEO : Ngaku Datang dari Tahun 6491, Begini Kisah Pria yang Terjebak di Tahun 2018 Ini )

Penyidik menyegel ruang kepala DPUPR Kota Blitar, dan ruang sekretaris DPUPR Kota Blitar.

Ada empat penyidik KPK yang datang ke kantor DPUPR di Jalan A Yani.

Saat penyidik datang, Kepala DPUPR Kota Blitar, Hermansyah Permadi ada di kantor.

( Baca juga : Hatters Perlu Tahu, Berikut 4 Alasan Via Vallen Beberkan Masalah Pelecehan Seksual di Media Sosial )

Hermansyah menemani penyegelan yang dilakukan penyidik KPK.

“Empat petugas dari KPK itu langsung minta izin untuk menyegel ruang kerja kepala dinas dan sekretaris dinas,” kata Hermansyah.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved