Malang Raya
Warga Layangkan Kritik Soal Pelayanan yang 'Tidak Bersahabat', Ini Respon RSSA Kota Malang
Warga Layangkan Kritik Soal Pelayanan yang 'Tidak Bersahabat', lebih mengutamakan caleg, Ini Respon RSSA Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Suasana audiensi antara pihak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang dan warga, Kamis (5/7/2018).
Di sisi lain, petugas medis yang melakukan tes tinggal tiga orang dari jumlah tujuh orang yang sebelumnya ada. Jumlah itu berkurang karena tiga orang pensiun sedangkan yang seorang lagi tengah menjalani pendidikan.
"Sehingga butuh waktu yang lama. Itu pun saya setengah memaksa dari 25 orang ke 40," jelasnya
Hanif menegaskan, di RSSA hanya ada pembatasan untuk psikotes. Sedangkan pemeriksaan jasmani, tidak dibatasi.
"Di tempat kami, pemeriksaan jasmani tidak kami batasi. Hanya psikotes yang dibatasi karena hanya ada tiga dokter," tegasnya.
Selain Kota dan Kabupaten Malang, RSSA juga melayani permintaan tes para caleg dari Probolinggo dan Pasuruan. RSSA juga melakukan tes terhadap calon jamaah haji dan mahasiswa baru Universitas Brawijaya.
Berita Terkait