Breaking News:

Pasuruan

Teror Bom di Bangil Pasuruan, Warga Ini Lolos dari Lemparan Bom dan Berhasil Tembak Dada Kiri Pelaku

Ia sengaja mengarahkan tembakannya ke arah jantung pelaku.Namun, tanpa diduga, pelaku menyadari tembakannya.

SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
SW dengan senapan angin yang digunakannya untuk menembak pelaku teror bom 

Namun, keberaniannya perlu mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

Kepada SURYAMAANG.COM, ia mengisahkan sekira pukul 11.30 WIB, ia mendengar suara ledakan. Ia saat itu sedang duduk di ruang keluarga rumahnya.

Ia menyadari suara itu berasal dari rumah pelaku yang jaraknya tak jauh dari rumahnya.

Ia lari ke rumah pelaku untuk memberikan pertolongan pertama. 

“Saya dobrak pintunya, karena saat saya tiba disana, pintunya terkunci rapat. Saya dobrak karena saya takut di dalam terjadi apa-apa dan harus segera mendapatkan pertolongan pertama,” katanya.

Begitu masuk ke dalam rumahnya, ia melihat pelaku sedang berusaha menolong UMR, anaknya yang terluka.

Awalnya, saya mengira itu ledakan gas elpiji biasa.

SW melihat UMR bocah 6 tahun, terluka parah. Sedangkan istri pelaku, DR hanya bisa menangis melihat kondisi anaknya itu.

“Konflik mulai muncul saat saya berusaha mengangkat UMR ini. Ia didorong pelaku karena tidak terima saya membantunya. Saya dibilang sok pahlawan dan sebagainya."

"Saya sempat cekcok di sana. Puncaknya, saya keluar rumah saat pelaku melempar bom lempar itu ke arah tubuh saya. Saya hindari dan terkena tembok meledak. Itu ledakan kedua,” tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved