Breaking News:

Jendela Dunia

Ilmuwan Ungkap Kisah Pilu di Balik Kerangka Mirip Alien

Kerangka berukuran mini yang ditemukan pada 2003 silam ini sempat dikira alien. Kini ilmuwan mengungkap misteri kerangka mini tersebut.

kolase
Kerangka ini ditemukan di Atacama, Chili pada 2003 silam 

Lantas kenapa kerangka ini berbentuk aneh?

Para peneliti menemukan bukti bahwa kerangka itu merupakan milik seseorang yang mengidap dwarfisme.

( Baca juga : Vizcarra Digadang-gadang Akan Gabung Persib Bandung, Manajemen Ungkap Peluang Mantan Arema Itu )

Dwarfisme merupakan kelainan yang ditandai dengan tubuh pendek akibat dari kelainan medis atau genetis.

Dikutip dari ALO DOKTER, seorang manusia dewasa dikatakan mengalami dwarfisme bila tinggi badannya hanya mencapai kisaran 147 sentimeter atau lebih pendek.

Kondisi ini sering disebut dengan perawakan tubuh yang pendek dibandingkan penyebutan dwarfisme atau dwarf.

Sebab, penyebutan dwarfisme atau dwarf dianggap mendiskriminasi kondisi penderita.

( Baca juga : Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain Persib Vs Persela, Senin 16 Juli Pukul 18.30 WIB )

Dwarfisme bisa diakibatkan beberapa kondisi.

Di antaranya adalah kondisi genetis atau karena adanya kelainan medis saat lahir.

Para peneliti memperkirakan kerangka ini merupakan bocah berusia antara enam hingga delapan tahun.

Namun bentuknya mirip kerangka bayi prematur atau bayi yang meninggal tak lama setelah dilahirkan.

( Baca juga : Prediksi Susunan Pemain Arema FC Setelah Bergabungnya Trio Mantan Sriwijaya FC )

Peneliti di UCSF, Sanchita Bhattacharya menemukan 64 varian gen dalam DNA Ata yang tampaknya cukup merusak.

Dia menemukan bahwa 10 variasi gen diantaranya terkait dengan masalah tulang, termasuk ‘perawakan pendek’, dan ‘11 pasang tulang rusuk’.

Selain kelainan formasi tulang, kerangka itu juga kemungkinan memiliki kondisi genetik yang dikenal sebagai hernia diafragma bawaan.

Ini adalah cacat lahir yang mengancam kehidupan yang umum di mana diafragma tidak berkembang dengan baik.

( Baca juga : Jalan Berliku Patrich Wanggai Sebelum Gabung Persib Bandung )

Profesor mikrobiologi dan imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, Garry Nolan memulai melakukan penelitian ilmiah pada tahun 2012.

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved