Idul Adha

Macam-macam Tradisi Unik Idul Adha di Dunia, Salah Satunya Libur Sampai Empat Hari

Dari Potong Unta sampai mandikan hewan kurban, inilah tradisi unik Idul Adha di berbagai negara

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
tribunnews

SURYAMALANG.com - Momen Idul Adha sudah didepan mata, tak terasa pada Rabu 22 Agustus 2018.

Seperti yang di ketahui, Idul Adha merupakan hari besar umat Islam, yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijah.

Di bulan ini, umat islam yang dianggap mampu secara ekonomi diwajibkan untuk menyembelih hewan ternak.

Daging itu kemudian dibagikan kepada umat lain yang membutuhkan.

Baca: Ada Ojek Kambing di Surabaya, Lihat Jumlah Uang yang Bisa Dikumpulkan Tukang Ojek Ini!

Baca: Krisdayanti Tampil Kaku Saat Pakai Sepatu Sneakers, Eh Raul Lemos Malah Tertawa & Bongkar Alasannya

Di Indonesia sapi dan kambing adalah hewan yang paling lekat dengan Idul Adha.

Tak hanya umat muslim Indonesia saja yang merayakan Idul Adha, namun juga umat muslim di seluruh dunia.

Rupanya ada banyak sekali macam tradisi yang menyertai perayaan Idul Adha tersebut di berbagai negara.

Seperti inilah kira-kira tradisi unik dari berbagai negara saat menyambut Idul Adha.

Arab Saudi

Unta
Unta (Tribun)

Sebagai negara dengan penduduk yang mayoritas beragam Islam, penduduk Arab Saudi memiliki tradisi tersendiri untuk merayakan Idul Adha.

Jika di Indonesia Idul Fitri adalah hari raya yang dirayakan besar-besaran, maka di Arab Saudi Idul Adha justru yang dirayakan besar-besaran.

Baca: 6 Amalan Sunah Idul Adha yang Sebaiknya Tidak Ditinggalkan, dari Mandi sampai Potong Rambut

Baca: Sebagaian Umat Islam di Blitar, Tuban, dan Jember Salat Idul Adha Hari Ini

Saat Idul Adha, Kerajaan Arab Saudi akan sibuk melakukan penyembelihan hewan kurban besar-besaran.

Daging hewan kurban itu nantinya akan dibagikan pada negara-negara yang miskin dan membutuhkan.

Uniknya, hewan kurban di Arab Saudi tak hanya sapi ataupun kambing, melainkan Unta.

Unik sekali bukan?

Bangladesh

Mudik Bangladesh
Mudik Bangladesh (tribunnews)

Tak ketinggalan, Bangladesh rupanya juga memiliki tradisi unik di Idul Adha.

Di negara ini perayaan Idul Adha berlangsung selama 3 hari, lama sekali.

Baca: Nissa Sabyan Kompak Bikin Tutorial Hijab Edisi Idul Adha, Aurel Hermanyah Tersanjung Dipuji Cantik

Baca: Jadwal Sholat Idul Adha Masjid Al Akbar Surabaya, Ada Penyerahan Kurban dari Jokowi dan Soekarwo

Oleh karena itulah kebanyakan warga Bangladesh mudik saat Idul Adha, tidak seperti di Indonesia yang dilakukan saat Idul Fitri.

Maka tak heran jika terminal dan stasiun di Bangladesh mendadak dipadati para pemudik saat Idul Adha.

Maroko

Mrouzia
Mrouzia (youtube)

Tradisi perayaan Idul Adha di Maroko hampir sama seperti di Bangladesh.

Perayaan Idul Adha di negara ini juga berlangsung selama tiga hari.

Momen ini kerap dimanfaatkan warga muslim di Maroko untuk beribadah seperti misalnya membaca Al Quran.

Baca: Tutup Paksa Rumah Karaoke, Satpol PP Lamongan Sita Belasan Krat Miras

Baca: Dewi Perssik Akhirnya Ceritakan 3 Penyakit Ayahnya, setelah Berhari-hari Mimpi Buruk

Selain itu mereka juga memiliki hidangan khas yang wajib ada saat Idul Adha .

Sajian ini bernama Mrouzia dan Boulfaf, sajian ini dibuat dari daging sapi dan domba yang dibakar ataupun direbus.

Pakistan

Jika di Maroko dan Bangladesh Idul Adha dirayakan selama tiga hari, lain halnya dengan Pakistan.

Di Pakistan perayaan Idul Adha malah berlangsung lebih lama, yaitu empat hari.

Sama seperti di Arab Saudi perayaan Idul Adha di Pakistan jaub lebih meriah dari pada saat Idul Fitri.

Baca: Suka Kebersihan, Shireen Sungkar Ungkap Bagian Rumah yang Tak Boleh Dibersihkan Pegawai

Baca: Harga Hewan Kurban Idul Adha di Blitar dan Tuban Mulai Naik

Selama perayaan Idul Adha berlangsung, toko-toko di negara ini tutup dan para pegawai libur.

Yang unik, mereka juga memiliki tradisi memandikan hewan-hewan kurab sebelum penyembelihan.

Tak hanya itu, setelah dimandikan hewan-hewan ini pun akan dihias dan dipakaikan kalung bunga.

Singapura

singapura
singapura (tribunnews)

Berikutnya berasal dari negara tetangga, yaitu Singapura.

Meskipun bukan negara yang mayoritas muslim, tapi Singapura memiliki beberapa aera yang didominasi umat muslim.

Biasanya menjelang Idul Adha, kawasan Kampong Glam dan Geylang terlihat sangat meriah dengan dekorasi bernuansa Idul Adha.

Baca: 16 Calon Jemaah Haji dari Embarkasi Surabaya Meninggal di Tanah Suci, Terakhir Jemaah Asal Jember

Baca: Ayo! Kurangi Resiko Penyakit Kronis Sejak Muda, Mulailah Dengan Gerakan CERDIK.

Tiongkok

Seperti halnya Singapura, Tiongkok juga memiliki tradisi Idul Adha meski bukan negara mayoritas muslim.

Tradisi ini khususnya berlangsung di kawasan Ningxia, dilokasi ini perayaan Idul Adha berlangsung selama empat hari.

Biasanya usai sholat ied mereka menyembelih hewan kurban kemudian melantunkan kasidah, bahkan sampai bertukar makanan serta bingkisan/

Selain itu tak ketinggalan juga pasar dadakan yang membuat perayaan ini makin semarak.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved