Breaking News:

Pileg

Kampanye Baru Berjalan Empat Hari, Caleg Sudah Mulai Melanggar Aturan Kampanye

Masyarakat bisa melapor ke Bawaslu atau Satpol PP jika memang terganggu. Dan Bawaslu berhak melakukan pembersihan APK di area terlarang

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/Fatimatuz Zahro
Atribut kampanye baliho caleg berdiri di jalur hijau Jalan Kertajaya, Rabu (26/9/2018). Baliho ini melanggar aturan kampanye di Kota Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jalannya kampanye pemilihan legislatif (Pileg) baru berjalan tiga hari. Namun, di Kota Surabaya sudah tampak sejumlah pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh para calon legislatif.

Salah satunya seperti yang tampak di Jalan Kertajaya, Rabu (26/9/2018). Terdapat sejumlah baliho yang terpasang di pulau jalan di depan viaduk Jalan Kertajaya.

Baliho caleg DPRD Kota Surabaya dari PDIP, yaitu Tri Didik Adiyono terpasang di jalur hijau di Jalan Kertajaya. Dan juga sejumlah caleg yang lain.

Baliho yang menyantumkan sosialisasi kertas suara itu berdiri tegak di atas jalur hijau di median jalan.

Berdasarkan pengamatan, alat kampanye itu sudah terpasang lebih dari dua hari dan belum ada penindakan.

Muhammad Kholid Asyadulloh, Komisioner KPU Kota Surabaya Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat, mengatakan sebelum masa kampanye para caleg sudah mendapatkan sosialisasi.

"Kami sudah menyampaikan pada para caleg sebelum masa kampanye, ada 70 area jalan yang tidak boleh digunakan untuk kampanye maupun reklame insidentil," kata Kholid.

Di antaram 70 area jalan yang dilarang itu seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Arjuna, Jalan Biliton, Jalan Ikan Doran, Jalan Diponegoro, Jalan Gubeng, Jalan Mastrip, Jalan Pulo Wonokromo, Jalan Kusuma Bangsa, dan Jalan Kertajaya.

Lalu juga 17 jalan penataan kota yang juga dilarang untuk digunakan kampanye dan juga tiga area wilayah larangan kampanye.

Yaitu Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Panglima Sudirno, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Airlangga, Jalan , dan juga beberapa jalan lain.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved