selebrita
Demi Totalitas Perankan Suzzanna, Luna Maya Sampai Makan Melati
Artis Luna Maya dipilih untuk memerankan Suzzanna dalam film Bernafas dalam Kubur, inilah bagian tersulit dari memerankan ratu horor Indonesia.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
Hal ini karena film Bernafas dalam Kubur mengambil setting tahun 1980-an dan menggunakan pemilihan bahasa yang berbeda.
Hal tersebut rupanya cukup memudahkan Luna memerankan Suzzanna.
Selain itu, suara tawa khas Suzzanna kala menakuti orang juga menjadi perhatian khusus Luna Maya.
“Karena filmnya banyak banget dan karena ini cerita yang baru, aku enggak bisa ngikutin plek-ketiplek di filmnya beliau.”
“Jadi aku harus ambil per-part, ini per-part aku sampai, saat takutin orang, ketawanya ini nih,” ungkapnya.
Selain itu, Luna Maya juga mengaku mengalami kesulitan kala harus terus-terusan melotot menatap mata lawan.
Mata melotot memang merupakan akting khas Suzzanna.
Baca: Pinjam Motor untuk Beli Obat, Pria Tulungagung Ini Malah Gandaikan Motor Teman
Baca: Jauh-jauh ke Surabaya, 5 Pria Asal Malang, Nganjuk, dan Bojonegoro Ini Malah Bermain Judi
“Jadi memang setiap film bunda ada yang tidak melotot.”
“Sudah jadi ciri khas dengan tolak pinggang jadi ciri khas,” kata Luna Maya.
Selain itu, Luna Maya mengaku kesulitan karena dirinya harus mengenakan kontak lens kala memerankan Suzzanna.
Pemakaian kontak lens tersebut cukup menyulitkannya dalam beberapa adegan.
“Perbedaan saya dengan bunda, bola mata saya berwarna.”
“Bunda agak coklat, jadi selama syuting hampir 50 hari memakai kontak lens warna hitam,” ungkap Luna Maya.
Baca: Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Kecelakaan Pasuruan, sampai 34 Motor Siswa Surabaya Terbakar
Baca: Ratusan Siswa SMA/SMK Di Pasuruan Ikuti Pelatihan Menumbuhkan Jiwa Mandiri
“Paling susah melotot menggunakan lensa kontak, kadang saya juling.”
“Karena (Lensa kontak, red) menutupi mata saya.”