Senin, 13 April 2026

Malang Raya

Sudah Dua Hari, Pemancing Hilang di Perairan Batu Lepek Bajulmati, Kabupaten Malang

Roti tersebut diduga milik korban karena diketahui korban sebelumnya sering membawa bekal makan berupa roti arema tersebut

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
PEMANCING HILANG - Poniman (66), warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dilaporkan tidak diketahui keberadaanya alias menghilang sejak Jum'at (28/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, GEDANGAN - Poniman (66), warga Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dilaporkan tidak diketahui keberadaanya alias menghilang sejak Jum'at (28/9/2018).

Pria yang berprofesi sebagai nelayan tersebut hilang saat memancing di perairan Batu Lepek Bajulmati. Poniman kala itu berangkat dari Pantai Ungapan menggunakan perahu.

Setelah itu sekitar pukul 10:00 Poniman sudah tidak terlihat lagi.

"Mereka (Poniman dan Sukir) awalnya berangkat dari Pantai Ungapan kemudian menuju ke tengah laut. Setibanya di tengah perairan, keduanya berpencar. Sekitar pukul 12.00, Sukir memutuskan untuk menepi ke daratan," terang Kasat Polair Polres Malang, AKP Dwiko Gunawan ketika dikonfirmasi, Minggi (30/9/2018)

"Sekitar pukul 09.00 Wib, saksi yang saat itu memancing di perairan Batu Letter masih melihat korban sedang memancing di perairan Batu Lepek, namun sekira pukul 10.00 Wib Saksi sudah tidak melihat korban di perairan Batu Lepek," sambungnya.

Sukir selaku rekan korban selanjutnya kembali ke Pantai Ungapan dan menunggu korban di parkiran.

Setelah menunggu sampai pukul 12.00 siang korban tidak kunjung datang. Sukir pun pulang untuk makan siang.

Karena korban masih tak kunjung datang, Sukir mendatangi rumah korban ke rumahnya untuk menanyakan kepada keluarganya. Sukir mendapati jawaban nihil dari keluarga korban alias Poniman masih belum pulang.

Kemudian keluarga dan saksi mencari korban disekitar rumah dan ke pengepul ikan yg biasa korban menjual hasil tangkapan ikan dan korban tidak diketemukan. 

Warga kampung dan warga pesisir tak ketinggalan ikut berusaha mencari korban dgn menggunakan perahu di perairan Batu Lepek, namun korban dan perahunya tidak berhasil diketemukan.

"Saat itu warga setempat sempat melakukan penelusuran, tapi nihil hasilnya," tambah Dwiko.

Dwiko menuturkan salah satu saksi lain bernama Asmoro menemukan satu bungkus roti merk arema dalam keadaan utuh yg mengapung diperairan kurang lebih 1 mill disebelah barat perairan Batu Lepek.

Roti tersebut diduga milik korban karena diketahui korban sebelumnya sering membawa bekal makan berupa roti arema tersebut

Sementara itu, Kasubsi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang Mudji Utomo menuturkan sampai saat ini pihaknya yang terdiri dari tim gabungan PMI, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, serta beberapa instansi terkait dan dibantu warga terus melakukan pemantauan dan pencarian sekitar mencari keberadaan Poniman.

“Sampai saat ini kami terus melakukan penelusuran dan pemantaun bersama rekan rekan kami, untuk menemukan Poniman. Saat itu diduga ombak lagi keseret ada kemungkinan korban ini terkena ganasnya ombak," terang Mudji Utomo.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved