Blitar

Gara-gara Cekcok Dan Bakar Baju Kekasih, Dua Rumah Ikut Terbakar Habis Di Blitar

Cekcok dengan kekasih, pelaku tanpa pikir akibatnya membakar baju milik kekasih di dalam rumah hingga menghanguskan rumah nenek dan tetangganya

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Achmad Amru Muiz
surya malang/Imam Taufiq
Jajaran Polsek melakukan pemeriksaan terhadap rumah yang terbakar akibat ulah tersangka, Rabu (3/10/2018) 

SURYAMALANG.COM, BLITAR  - Perbuatan konyol dilakukan Aji (22) warga Desa Gununggede Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Ini karena marah, Aji nekat membakar baju milik kekasihnya didalam rumah hingga menyebabkan dua rumah ikut terbakar, Rabu (3/10/2018).

Akibat perbuatanya tersebut, Aji dilaporkan ke Polisi dan kini menjadi penghuni penjara Polsek Wonotirto Blitar.

"Atas kejadian itu kami sebenarnya sudah melakukan mediasi, antara pelaku, neneknya dan tetangganya, yang rumahnya terbakar itu. Namun, tak berhasil karena pihak korban sudah jengkel akibat ulah pelaku yang sering membuat orang lain atau tetangganya resah," kata AKP Tamim Anwar, Kapolsek Wonotirto.

Menurutnya, kasus tersebut terjadi pada Selasa (2/10) petang, dan terjadi di rumah nenek pelaku, Supiyah (80), warga dusun setempat. Informasinya, kejadian itu berawal dari pelaku yang bertengkar dengan pacarnya, Evis (23) warga Desa Sumberboto Kecamatan Wonotirto. Tak jelas apa yang dipermasalahkan, pelaku marah-marah, hingga membuat pacarnya ketakutan. Akhirnya, pacarnya keluar rumah untuk menghindari pertengkaran itu kian meruncing.

Rupanya, hal itu membuat pelaku salah paham karena mengira pacarnya meninggalkannya. Melihat baju pacarnya tertinggal di rumah neneknya, pelaku langsung mengambil dan tanpa pikir akibatnya, pelaku membakar baju tersebut di dalam rumah.

"Katanya, baju itu disiram dengan bensin, yang diambil dari sepeda motornya dan dibakar di dalam rumah. Ya karuan saja, api langsung berkobar karena dibakar dengan bensin," papar Tamim Anwar.

Begitu api berkobar, pelaku panik karena api itu langsung menyambar dinding tembok rumah neneknya, yang terbuat dari papan. Melihat api berkobar besar dan membakar rumah neneknya, pelaku ketakutan dan lari ke luar rumah sambil berteriak-teriak minta tolong.

Karena saat ini musim kemarau sehingga air sedang langka di daerah Blitar selatan, sehingga membuat warga tak berhasil memadamkan kobaran api. Hanya hitungan menit, api itu tak hanya membakar rumah neneknya, namun juga menyambar rumah tetangganya, Supani yang ada di sebelah kiri rumah neneknya.

"Warga sudah berusaha memadamkannya, namun air lagi sulit di daerah situ sehingga tak berhasil dipadamkan. Akhirnya, itu membakar rumah tetangganya," ujar Tamim.

Akibatnya, dua rumah itu, yakni rumah neneknya dan rumah tetangganya itu habis terbakar. Imbasnya, Supani tak terima atas tindakan pelaku tersebut, kemudian lapor ke Polsek Wonotirto.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved