Blitar
Ditinggal Keluar Kota, Rumah Disatroni Pencuri Sikat Uang Dan Perhiasan Emas Senilai Rp 20 Juta
Peristiwa pencurian terjadi saat korban bersama keluarga pergi ke luar kota. Rumah dalam kondisi kosong tak berpenghuni
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Achmad Amru Muiz
SURYAMALANG.COM, BLITAR, - Rumah milik Lilis Mujiati (48) di Jl Beliton Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan Kota Blitar diacak-acak pencuri, Rabu (3/10/2018). Pencuri menggasak uang tunai dan perhiasan emas senilai Rp 20 juta.
Lilis melaporkan peristiwa pencurian itu ke Mapolres Blitar Kota. Polisi masih menyelidiki kasus pencurian di rumah Lilis.
"Kami sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) di rumah korban. Kasusnya masih proses penyelidikan," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Dodit Prasetyo, Kamis (4/10/2018).
Peristiwa pencurian bermula saat korban bersama keluarga pergi ke luar kota. Rumah dalam kondisi kosong tak berpenghuni. Sepulang dari luar kota, korban mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan. Semua lemari di dalam rumah korban dalam posisi terbuka.
Karena curiga, korban segera mengecek barang-barang berharga miliknya. Sejumlah perhiasan dan uang tunai milik korban yang disimpan di dalam lemari amblas. Uang tunai Rp 5 juta serta perhiasan kalung dan cincin milik korban digasak pencuri. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 20 juta.
"Pelaku mengambil uang tunai dan perhiasan milik korban yang disimpan di lemari," ujar Ipda Dodit.
Dodit mengatakan dari hasil olah TKP, pelaku masuk ke areal rumah korban dengan cara memanjat pagar tembok samping rumah korban. Kondisi rumah korban berpagar tembok keliling. Pintu pagar rumah berbahan besi dan dalam kondisi digembok. Pelaku tidak merusak gembok pintu pagar.
Setelah masuk ke halaman rumah, pelaku mencongkel jendela rumah korban. Pelaku masuk ke rumah lewat jendela. Selanjutnya, pelaku mengacak-acak isi di rumah korban.
"Posisi rumah korban dengan rumah tetangga agak jauh jaraknya. Apalagi rumah korban berpagar keliling. Begitu masuk di dalam rumah, pelaku leluasa beraksi," ujar Dodit.
Selain itu, kata Dodit, pelaku diperkirakan sebelumnya sudah mengincar rumah korban. Pelaku beraksi setelah mengetahui rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya. "Perkiraan pelakunya lebih dari satu orang," tutur Dodit.