Malang Raya
Setahun Beraksi, Saber Pungli Ajak Peduli Kebersihan Sungai Brantas
Komunitas Sapu Bersih Sampah, Nyemplung Kali (Sabers Pungli) sudah setahun membersihkan sungai untuk membangun kesadaran lingkungan.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Komunitas Sapu Bersih Sampah, Nyemplung Kali (Sabers Pungli) sudah setahun membersihkan sungai untuk membangun kesadaran lingkungan.
“Komunitas ini merupakan gerakan sosial berbasis sosio-hidrolik atau water culture, yaitu pemahaman sosial masyarakat tentang masalah keairan dan konservasinya,” ujar Herman Aga, seorang penggagas Sabers Pungli kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (6/10/2018).
Setiap pekan Sabers Pungli aksi bersih-bersih sampah di sungai Kota Batu.
Setahun Sapu Bersih Pungut Sampah di Kali (Saber Pungli), sejumlah aktivis lingkungan di Kota Batu menggelar kegiatan Rembug Agung Bhakti Ekologi di Wana Wisata Coban Talun, Sabtu (6/10/2018).
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Badan Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Kementerian LH, Dr Ir Dwi Sudarto MSi memberi apresiasi terselenggaranya kegiatan yang sudah berjalan satu tahun.
“Pemkot Batu dan aktivis lingkungan sudah menginisiasi kegiatan yang bagus, dan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sampah,” ujar Dwi.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Tirta I, Raymond Valiant R mendorong pentingnya edukasi kepada masyarakat dan generasi penerus terkait keberadaan air.
“Kita harus mendidik dan menyadarkan masyarakat bahwa sungai sangat erat dengan keadaan kita.”
“Mata air Sungai Brantas terbesar kedua di Jawa dengan 320 km,” ujar Raymond.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tarian-tirto-wening-dari-komunitas-sambung-dulur-di-rembug-agung-saber-pungli-di-coban-talun_20181006_191210.jpg)