Malang Raya
Musim Kemarau yang Panjang, Ini Dampak yang Terjadi di Kabupaten Malang
Prakirawan BMKG Karangploso, menjelaskan bulan Oktober diprediksikan sudah mulai masuk musim peralihan.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kehadiran musim hujan tampaknya masih terasa cukup lama. Pasalnya, musim kemarau masih diprediksi terus berlanjut sampai bulan Oktober.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klimatologi, Karangploso, Kabupaten Malang menyebut kemarau akan relatif rata terjadi sampai bulan Oktober.
Hana Amalina, selaku Prakirawan BMKG Karangploso, menjelaskan bulan Oktober diprediksikan sudah mulai masuk musim peralihan. Pada bulan ini juga, cuaca menjadi lebih panas
"Musim hujan diperkirakan mundur dan puncak kemarau terjadi di bulan Oktober. Meski panas suhu diprediksi masih berada di sekitar 32° Celcius tapi itu tak ekstrem," terang Hana Amalina ketika ditemui di sebuah acara di kawasan ladang tebu Bantur, Kabupaten Malang beberapa lalu.
Kemarau panjang sepertinya akan menjadi momok masyarakat, berikut SURYA sajikan dampak yang saat ini muncul di Kabupaten Malang akibat kemarau yang perlu disikapi.
Kekurangan Air
Musim kemarau panjang yang terjadi tahun ini mempengaruhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, mencatat sejak bulan lalu kekurangan air bersih mulai terlihat.
Wilayah kecamatan Jabung dan Kecamatan Singosari sejauh ini menjadi wilayah yang butuh pasokan air bersih.
Tak heran ribuan KK di wilayah tersebut bergantung pada tersedianya air bersih.
"Kemarau panjang sejauh ini sudah dari bulan kemarin ada dua wilayah kirimkan surat untuk bantuan air bersih. Tapi kita sudah tindak lanjuti," ujar Bambang Istiawan selaku Kepala BPBD ketika dikonfirmasi, Minggu (7/10/2018).
BPBD Kabupaten Malang sudah Dropping air bersih di Jabung dialokasikan untuk 1.582 KK dari 7 dusun di dua desa yaitu Jabung dan Kemiri.
Sedangkan, di Kecamatan Singosari untuk warga Dusun Blendit Barat, Desa Wonorejo yang terdiri dari 170 KK. Untuk air bersih yang didroping, BPBD Kabupaten Malang menyalurkan 3 rit tangki air berkapasitas 5 ribu liter per tangkinya.
Kebakaran
Beberapa waktu terakhir sejumlah wilayah di Kabupaten Malang dilanda peristiwa kebakaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/desa-talangagung-kecamatan-kepanjen-terbakar_20181007_160513.jpg)