Malang Raya
Kunjungi Kantor Harian Surya Biro Malang, Wali Kota Malang Sutiaji Berharap Media Tetap Obyektif
Kunjungi Kantor Harian Surya Biro Malang, Wali Kota Malang Sutiaji Berharap Media Tetap Obyektif
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko melakukan kunjungan ke kantor Harian Surya Biro Malang, di Jalan Sultan Agung Kota Malang, Senin (15/10/2018).
Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi serta membangun sinergitas antara media dan pemerintahan di lingkungan pemerintah Kota Malang.
Rombongan Pemkot Malang tersebut disambut langsung oleh Vice GM Harian Surya, Taufiq Zuhdi serta jajaran pimpinan Harian Surya Biro Malang. Pada kesempatan tersebut Wali Kota Malang, Sutiaji beserta wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko membahas beberapa hal.
Salah satunya terkait visi-misi yang akan dijalankan untuk kota Malang. Seperti diketahui, keduanya baru saja dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang untuk periode 2018-2023.
Vice GM Harian Surya, Taufiq Zuhdi dalam sambutanya mengatakan bahwa saat ini Surya tengah bertransformasi menjadi media digital. Sejauh ini transformasi tersebut sudah mulai berjalan. Meskipun memang masih belum secara keseluruhan menjadi media digital.
"Kami melihat masa depan media saat ini ada di dunia digital. Untuk itu kami saat ini tengah bertransformasi menuju ke sana," terangnya.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji berharap bahwa media harus tetap bisa bersikap obyektif. Termasuk juga dalam mengawal pemerintahan di kota Malang.
Untuk itu, dirinya berharap media tetap bisa tetap netral dan seimbang dalam memberitakan dan menyampaikan informasi.
"Kalau memang apa yang kami lakukan salah silahkan dikritik tidak masalah," ucapnya Senin (15/10/2018).
Tak hanya itu saja, Sutiaji juga menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk saling melengkapi dengan wakil wali Kota, Sofyan Edi Jarwoko. Ia tak ingin ada penilaian bahwa pekerjaan keduanya dibatasi oleh jabatan wali kota dan wakil wali kota.
"Saya tidak ingin ada kavling antara wali kota dan wakil wali kota. Kami ini satu kesatuan dan bekerja untuk saling melengkapi. Saya tidak ingin membangun kesan bahwa wakil wali kota adalah orang nomor dua," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sutiaji menyebut bahwa saat ini pekerjaan rumah dari Pemkot Malang memang masih cukup banyak. Untuk itu, dirinya berharap adanya sinergi antara media dan pemerintah ini bisa memberikan dampak positif. Utamanya untuk kontrol pemerintahan dalam menjalankan visi maupun misinya.
"Beberapa PR kami adalah permasalahan terkait Pasar Gadang, Pasar Blimbing dan Jembatan Kedungkandang. Selain PR tersebut kami juga ingin bisa membangun pendidikan karakter di kota Malang agar bisa lebih baik lagi. Jika itu bisa dilakukan maka hal itu sebuah keberhasilan," tandasnya.