Blitar

Bakar Sampah, Tubuh Kakek Nyono Ikut Terbakar Hingga Tewas

Kakek Nyono bermaksud membersihkan ranting dan daun kering yang ada di tegalan miliknya. Sejak saat itu kakek Nyono tidak kembali ke rumah

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Imam Taufiq
Korban terbakar Kakek Nyono saat di temukan. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Nasib tragis dialami kakek Nyono (65) warga Desa Panggunggurejo Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Ini setelah kakek Nyono tewas diduga terbakar oleh sampah yang dibakarnya sendiri, Selasa (16/10/2018) malam. 

Dari informasi di lapangan menyebutkan, kakek Nyono bermaksud membersihkan ranting dan daun kering yang ada di tegalan miliknya. Sejak saat itu kakek Nyono tidak kembali ke rumah hingga malam.

Keluargapun akhirnya mencari keberadaan kakek Nyono di tegalan. Saat ditemukan, tubuh kakek Nyono berada di dalam bekas galian sedalam 3 meter, yang berada di perengan tegalannya dengan kondisi tubuh terbakar.

Belum diketahui pasti penyebabnya, namun korban diduga terperosok saat membakar sampah. Tapi karena tak ada yang mengetahuinya, sehingga korban terjebak api di galian itu.

"Dugaan kami, korban terjebak api di galian itu. Namun, karena tak ada orang lain yang menolongnya, sehingga tubuhnya terbakar api," kata AKP Edi Sumartono, Kapolsek Panggungrejo.

Tubuh kakek Nyono pertama ditemukan anaknya sendiri, Jasuri (28), yang tinggal serumah dengan korban.

Ia menemukan bapaknya dengan kondisi seperti itu karena memang sengaja mencarinya. Sebab, bapaknya tak pulang seharian setelah pamit ke tegalan.

"Begitu dicari di tegalannya dan diteriaki, tak ada jawaban, ia mencari ke bekas galian itu. Begitu tahu bapaknya dalam kondisi seperti itu, ia kaget," paparnya.

Atas permintaan anak-anaknya, jasad korban langsung dimakamkan, dengan tanpa diautopsi.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved