Breaking News:

Sidoarjo

Tersangka Pembunuh Nikko Anggrian Ternyata Residivis

Tersangka pembunuh: Andre, pria berumur 33 tahun yang tinggal di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Penulis: M Taufik | Editor: yuli
Seorang pemuda ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Minggu (14/10/2018) dini hari. Pemuda yang diketahui bernama Nikko Anggrian, Warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo itu sempat dikira korban kecelakaan lalu lintas. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Tersangka pembunuh Nikko Anggrian, pemuda 22 tahun asal Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo ternyata seorang residivis.

Dia adalah Andre, pria berumur 33 tahun yang tinggal di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Informasi yang berhasil dihimpun, pria ini merupakan residivis alias pernah mendekam di dalam penjara.

Andre ditangkap polisi saat hendak bersembunyi di rumah kerabatnya yang ada di Krian. "Ya, pelaku pembunuhan tersebut ditangkap saat hendak ke rumah kerabatnya," ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Rabu (17/10/2018).

Ditanya lebih lanjut terkait penangkapan ini, dia belum bersedia membeber semua. Alasannya, tersangka masih dikeler oleh penyidik.

"Yang pasti, penyebab penganiayaan hingga mengakibatkan korban tewas itu, sempat terjadi pertikaian antara korban dan pelaku," lanjut Harris.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi Minggu (14/10/2018) dinihari. Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo,

Awalnya, pria nahas itu dikira korban kecelakaan lalu lintas. Tapi saat di rumah sakit, diketahui bahwa dia korban menganiayaan. Luka tusuk di dada kiri yang diduga menjadi penyebab utama kematian korban.

Dari sana polisi langsung melakukan penyelidikan. Selain olah TKP, petugas gabungan Polsek Tarik dan Sat Reskrim Polresta Sidoarjo juga terus mengumpulkan berbagai keterangan. Utamanya dari orang-orang dekat korban dan orang yang ada di lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun, empat saksi kunci yang diperiksa polisi antara lain teman korban bernama Subekan, Prayogo, Nia Indriansih, dan satu lagi warga di sekitar lokasi kejadian.

Empat saksi itu ada yang diperiksa di rumah sakit, ada pula yang dimintai keterangan di lokasi kejadian. Nia misalnya, diperiksa di rumah sakit karena sedang menjalani perawatan akibat kakinya patah dalam peristiwa itu.

Dari para saksi itu, petugas akhirnya mendapat petunjuk siapa pelaku pembunuhan tersebut. Termasuk petunjuk bahwa pelaku menggunakan sepeda motor Mega Pro. Dari sanalah akhirnya pelaku ditangkap.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved