Jember

Bayi Hidup Dibuang Di Tepi Jalan Gunung Gumitir Jember, Kondisinya Memprihatinkan

Saat beristirahat, sopir mendengar suara tangis bayi. Kemudian dicari dan ternyata ada bayi terbungkus kain di bawah pohon

Bayi Hidup Dibuang Di Tepi Jalan Gunung Gumitir Jember, Kondisinya Memprihatinkan
BBC
ilustrasi kaki bayi. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Sempolan Jember belum menemukan orang yang diduga membuang bayi di tepi jalan Gunung Gumitir Desa Sidomulyo Kecamatan Silo, Jember. Hingga Selasa (23/10/2018), polisi masih melacak pembuang bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

Bayi yang diperkirakan berusia antara dua - tiga hari itu ditemukan oleh seorang sopir truk asal Genteng, Banyuwangi bernama Edi Purnomo, Senin (22/10/2018) sore. Ketika itu, Edi dan rekan kerjanya Hendrik sedang beristirahat di tepi jalan raya Gunung Gumitir. Keduanya beristirahat karena kondisi ban truk panas.

Saat beristirahat itu, Edi mendengar suara tangis bayi. "Kemudian dicari, ternyata ada bayi terbungkus kain di bawah pohon," ujar Kanitreskrim Polsek Sempolan Aipda Zaki Muttaqin, Selasa (23/10/2018).

Edi yang kaget lantas menghubungi saudaranya yang tinggal di Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Lokasi penemuan bayi itu berada di jalur antara Jember dan Banyuwangi, kawasan perbatasan.

Edi kemudian memutuskan membawanya ke Puskesmas Kalibaru. Karena kondisi bayi memprihatinkan, pihak Puskesmas merujuknya ke RSUD Genteng.

Namun temuan bayi terlantar itu ditangani Polsek Sempolan karena berada di wilayah hukum Polsek Sempolan, Jember.

"Kami koordinasi dengan pihak rumah sakit juga karena kondisi bayinya. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial selain tetap melacak siapa yang menelantarkan bayi itu," pungkas Zaki.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved