Malang Raya

Rektor Universitas Brawijaya : Ada 4 Tantangan Perguruan Tinggi

Berdasarkan data BPS, jumlah pemilih yang memegang ponsel sebanyak 177 juta orang. Jadi satu orang bisa memiliki lebih dari satu ponsel.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS saat membuka kegiatan dialog kebangsaan Hari Sumpah Pemuda, Senin (5/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Ada empat tantangan yang dihadapi perguruan tinggi, yaitu masalah kebangsaan atau cinta tanah air, masalah narkoba, tentang sopan santun dan pergaulan bebas, dan hubungan sejenis.

Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS menyatakan telah keluar Permendikti nomor 55/2018 tentang perguruan tinggi bisa mendirikan  UKM Pengawal Ideologi Bangsa (PIB).

Jadi organisasi ekstra bisa ikut bergabung di UKM itu.

( Baca juga : Korsleting Sebabkan Rumah di Jalan Pulosari Kemirahan Kota Malang Hangus Terbakar )

“UB berusaha agar tidak hanya menghasilkan mahasiswa ber IP tinggi, namun juga moral yang baik dan cinta tanah air,” kata Nuhfil saat membuka  dialog kebangsaan ‘Sinergi Semangat Sumpah Pemuda, Resolusi Jihad dan Kebudayaan di Gedung Widyaloka UB, Senin (5/11/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Dr H Ahmad Basar menyatakan dukung-mendukung calon presiden bisa membuat kepala daerah, dan sebagainya terpecah.

( Baca juga : Karyawan RSIA Refa Husada Kota Malang Unjuk Rasa Tuntut Hak-haknya Agar Dipenuhi )

Sarananya adalah gawai atau gadget.

Berdasarkan data BPS, jumlah pemilih yang memegang ponsel sebanyak 177 juta orang.

Jadi satu orang bisa memiliki lebih dari satu ponsel.

( Baca juga : Misteri Pembunuhan dan Perampokan di Pakisaji, Malang, Polisi Tak Temukan Sidik Jari di Lokasi )

“Dengan dua jari, maka bisa terjadi adu domba,” kata Basarah.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved