Blitar

BPBD Kota Blitar Waspada Bencana Longsor Dan Banjir Saat Musim Hujan

Ada beberapa wilayah di Kota Blitar yang rawan terjadi longsor dan banjir saat musim hujan.

BPBD Kota Blitar Waspada Bencana Longsor Dan Banjir Saat Musim Hujan
suryamalang.com/Samsul Hadi
Kondisi longsor di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, yang sampai sekarang masih belum ditangani secara permanen. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Bencana longsor dan banjir masih menjadi ancaman beberapa wilayah di Kota Blitar memasuki musim hujan. Untuk itu, warga diminta waspada saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama di sekitar wilayahnya.

Kepala Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, ada beberapa wilayah di Kota Blitar yang rawan terjadi longsor dan banjir saat musim hujan. Untuk bencana longsor, paling rawan terjadi di Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Pada musim hujan tahun lalu, ada empat kejadian longsor di Kelurahan Gedog. Sampai sekarang masih ada kejadian longsor di wilayah Kelurahan Gedog yang belum ditangani secara permanen. "Kelurahan Gedog memang menjadi wilayah yang rawan bencana longsor," kata Hakim, Selasa (13/11/2018).

Selain longsor, kata Hakim, bencana banjir juga masih menjadi ancaman di Kota Blitar. Saluran air yang tersumbat sampah sering menjadi penyebab banjir di beberapa titik di Kota Blitar. "Sebenarnya bukan banjir, tapi genangan akibat saluran air tersumbat sampah," ujarnya.

Sejumlah wilayah yang sering tergenang saat musim hujan, yaitu, di kawasan Pasar Templek, Jl Mastrip, Jl A Yani, dan Jl Sultan Agung. Rata-rata genangan di sejumlah tempat itu disebabkan saluran air mampet. Akibatnya air meluber menggenangi jalan.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan DPUPR dan DLH untuk membersihkan saluran air dari sampah. Langkah itu untuk mencegah terjadinya banjir saat curah hujan mulai tinggi.

"Selain itu, kami juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar sungai aliran lahar agar lebih waspada saat hujan deras turun dalam waktu lama. Kami harap mereka segera mengungsi di tempat aman untuk mengantisipasi terjadi banjir bandang," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved