Madiun

Diduga Mengantuk, Pengemudi Sedan Tabrak Truk Bermuatan Rangka Baja Di Madiun

Kondisi lalu lintas sedang tidak ramai. Tiba-tiba dari arah barat depan melaju sebuah sedan dengan kencang dan memakan jalur jalan berlawanan

Diduga Mengantuk, Pengemudi Sedan Tabrak Truk Bermuatan Rangka Baja Di Madiun
suryamalang.com/Rahadian Bagus
Mobil sedan ringsek setelah menabrak truk di Jalan Raya Solo-Madiun, Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 10.30 WIB. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Diduga karena sopir mengantuk, mobil Honda Civic abu-abu bernopol AE 1799 BI menabrak truk yang menganggkut material rangka baja ringan di Jalan Raya Solo-Madiun Desa Kincang Wetan Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sopir truk bernopol S 9215 NA, Mokham Al Amin (33) menjelaskan, saat itu dirinya sedang dalam perjalanan untuk mengirim barang rangka baja ringan ke Ngrambe,Kabupaten Ngawi dari arah Madiun (timur). Saat itu, truk yang dia kemudikan melaju dengan kecepatan sedang, sekitar 40 km/jam.

Kondisi lalu lintas sedang tidak ramai. Tiba-tiba dari arah barat atau Maospati melaju sebuah sedan dengan kencang dan memakan jalur berlawanan (sisi kanan jalan).

"Mobil sedan itu sangat kencang. Tiba-tiba makan sisi jalan sebelah kanan, padahal tidak sedang menyalip," katanya, saat ditemui di lokasi.

Warga Mojokerto ini mengaku tidak sempat menghindar karena sedan melaju dengan cepat dan sudah sangat dekat. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari, bumper depan mobil sebelah kanan menabrak bumper depan truk sebelah kanan.

Akibat kecelakaan itu, mobil sedan yang dikemudikan Rony Christyawan (34) warga warga Magetan mengalami rusak parah. Bagian depan mobil, mulai dari bumper, hingga kap mesin ringsek. Kaca bagian depan mobil dan ban sebelah kanan juga pecah.

Sementara, truk yang dikemudikan Amin juga mengalami kerusakan parah. Body depan truk sebelah kanan ringsek, dan kaca depan mobil terlepas. Begitu juga tangki solar, dan juga engsel roda ikut terlepas.

Setelah kecelakaan terjadi, Amin mengaku langsung keluar dari truk dan menghampiri pengemudi sedan itu. "Saya tanya sopir sedan itu. Sampean ngantuk atau bagaimana? Katanya enggak ngantuk. Tapi sebelum terjadi tabrakan, katanya matanya sempat terpejam, gelap," kata dia menirukan ucapan sopir sedan yang ia tanya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Arnold mengatakan, saat kejadian mendengar suara keras seperti ban meletus. Ia langsung keluar dari toko dan melihat dua kendaraan itu sudah ringsek di tengah jalan.

Dia mengatakan,  saat terjadi kecelakaan kondisi lalu lintas di lokasi kejadian memang sedang sepi. "hanya ada beberapa kendaraan yang melintas. Saya juga sempat melihat sopir truk lari dan menuju ke sopir sedan," ujar dia.

Pantauan di lokasi, akibat kecelakaan, sempat terjadi kemacetan sekitar 1 km selama beberapa menit, karena jalan tertutup dengan truk dan mobil sedan yang melintang di jalan.

Pengemudi mobil sedan mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki. Sedangkan pengemudi truk berpelat tidak mengalami luka-luka. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved