Blitar

Usai Menipu Orang Blitar, Guru SMP Asal Ngawi Ini Ngaku Sebagai ‘Orang Pintar’

Usai menipu, guru asal Ngawi ini mengaku sebagai 'orang pintar'. Kedoknya terbongkar dari Facebook.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Zainuddin
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Ilustrasi. 

Tak lama kemudian tersangka minta uang pengamanan sebesar Rp 32,7 juta.

Tersangka menyebut uang agar korban bisa diterima di perusahaan itu. 

“Usai menstransfer uang, korban disuruh menunggu. Katanya, nanti ada panggilan dari perusahaan itu,” paparnya.

( Baca juga : Reaksi Milan Petrovic Saat Tahu Persebaya Lompati Posisi Arema FC di Klasemen Sementara )

Karena tidak ada kabar, korban menghubungi tersangka. Namun, ponsel tersangka pelaku tidak aktif.

Tersangka juga memblokir pertemanan dengan korban.

Karena diblokir, korban membuat akun baru agar bisa masuk ke FB tersangka.

( Baca juga : Perincian dan Daftar Harga Tiket Pertandingan Metro FC Vs Arema FC di Piala Indonesia 2018 )

“Lalu korban pura-pura membeli susuk. Ternyata tersangka tergoda, dan mau diajak janjian di terminal,” paparnya.

Sebelum janjian, korban menghubungi polisi. Akhirnya tersangka berhasil ditangkap. 

“Dia mengaku awalnya iseng. Begitu mendapat hasil, dia kebablasan,” ungkap Anis.

( Baca juga : Jadwal Bola Metro FC Vs Arema FC di Stadion Gajayana, Piala Indonesia Selasa -15.30 WIB )

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved