Pasuruan

Sisa 10 Hari Dari Deadline, Pengerjaan Seksi 3 Tol Gempol-Pasuruan Dikebut

Segala kemampuan dikerahkan agar akhir November semua pengerjaan kontruksi bangunan sudah selesai, dan Desember bisa dioperasionalkan.

Sisa 10 Hari Dari Deadline, Pengerjaan Seksi 3 Tol Gempol-Pasuruan Dikebut
suryamalang.com/Galih LIntartika
Progres pembangunan Tol Gempas seksi 3 yang hampir selesai. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN -  Deadline pengerjaan seksi 3 Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) sampai akhir November harus selesai. Artinya, deadline tinggal 10 hari dari sekarang. PT Jasa Marga selaku  pemenang lelang pengerjaan proyek ini sedang berusaha mengebutnya.

Ini dikarenakan November pengerjaan kontruksi selesai itu harga mati yang tidak bisa ditawar. Segala kemampuan dikerahkan agar akhir November semua pengerjaan kontruksi bangunan sudah selesai, dan Desember bisa dioperasionalkan.

Humas Jasa Marga Tol Gempas , Rudi Purwanto menjelaskan, sebenarnya persoalan utama hanya ada di pembebasan lahan. Dari beberapa bulan lalu, pembebasan lahan yang paling banyak memakan waktu. Totalnya ada 41 bidang, 18 bidang tanah milik warga dan 23 bidang tanah milik kas desa yang belum dibebaskan sampai sekarang.

"Ini lagi proses pembebasan. Mudah - mudahan bisa segera selesai dalam jangka waktu dekat. Kami optimis bisa menyelesaikannya sebelum deadline itu selesai atau maksimal pas deadline pengerjaannya selesai," katanya kepada Surya, Selasa (20/11/2018).

Dia menjelaskan, kalau dulu, pengerjaan menunggu semua lahan dibebaskan. Karena sudah mendekati deadline, satu bidang sangat berarti. Artinya, ketika sudah ada satu bidang yang sudah dibebaskan langsung dikerjakan.

"Ini untuk trik kami untuk memangkas waktu. Kalau dulu, kecenderungan menunggu puluhan bidang dibebaskan setelah itu dikerjakan. Kalau sekarang sudah tidak perlu lagi. Ada satu bidang bebas, langsung kami kerjakan , dan seterusnya," jelasnya.

Secara umum, kata dia, lahan milik masyarakat sudah tinggal menunggu dibebaskan. Masyarakat sudah menyepakati harga yang sudah ditentukan, setelah sebelumnya ada penolakan.

Ia memprediksi, pekan depan lahan milik warga sudah bisa dibebaskan. Sedangkan untuk TKD, kata dia, juga sudah diusulkan ke pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga kabupaten. Ia juga memperkirakan pekan depan surat dari kabupaten sudah turun.

"Kami akan kerahkan kemampuan yang ada, mulai alat, tenaga lapangan dan semuanya. Kami akan fokus menyelesaikan proyek ini sebelum akhir masa deadline nanti," terangnya.

Sekadar diketahui pengerjaan Tol Gempas sepanjang 37,15 kilometer (KM) ini dibagi menjadi 3 seksi. Untuk seksi 1A dan 1B sepanjang 16,9 km, pengerjaannya sudah selesai dan tolnya pun sudah dilalui. seksi 2 Rembang-Pasuruan sepanjang 8,1 km, pembangunannya selesak dan sudah beroperasi.

Untuk seksi 3 Pasuruan-Grati, sepanjang 12,15 km, masih dalam proses pengerjaan. Seksi 3 ini dibagi lagi menjadi tiga pengerjaan yakni seksi 3A, 3B, dan 3C. Masing - masing di Seksi 3A, 3B, dan 3C ada penanggung jawabnya sendiri - sendiri. 3A, yang mengerjakan PT Wika, 3B yang mengerjakan PT PP, dan 3C yang mengerjakan PT Adhi Karya.

"Tol Gempas ini salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Jadi, pihaknya memiliki prioritas khusus agar Tol Gempas ini bisa segera diselesaikan pembangunannya agar bisa segera operasional dan manfaatnya bisa dirasakan orang banyak," papar dia.

Dikatakan Rudi, setelah nanti pengerjaan selesai, pihaknya akan segera melaporkan ke atasan dan mengirimkan permohonan ke BPJT, Kementrian PUPR dan Perhubungan untuk segera melakukan uji kelayakan. Ia meminta agar semua pihak segera melakukan tes di jalan Tol Gempas seksi 3 khususnya.

"Setelah uji kelayakan dan dinyatakan lulus, maka tol ini sudah bisa diresmikan. Mudah - mudahan Desember entah pertengahan atau akhir Desember, tol sudah bisa diresmikan dan targetnya mulai bisa digunakan masyarakat saat libur natal dan tahun baru mendatang," pungkas dia. 

Penulis: Habibur Rohman
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved