Breaking News:

Surabaya

Gigolo Pemeras Rp 700 Juta Masih Berani Berlagak Genit pada Kapolda Jatim

Mendengar hal itu, Supriyadi hanya menganggukan kepala sembari mengedipkan kelopak matanya sambil bertingkah genit atau kemayu.

Pradhitya Fauzi
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menunjukan barang bukti dan tersangka prostitusi guy di Gedung Tribrata, Selasa (20/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Supriyadi alias Andre alias Lorenszo (29) masih bisa genit menghadapi Kapolda Jatim, Irjen Pol Lukur Hermawan, di Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (20/11/2018) siang.

Lelaki asal Tuban itu diringkus polisi gara-gara memeras pelanggannya. Dia adalah gigolo yang biasa melayani para pria homoseksual di Apartemen Educity Stanford, Surabaya

"Tarif dalam kota Rp 2,5 juta, bila ke luar kota bisa Rp 15 juta sampai Rp 20 juta," aku Supriyadi.

Masalahnya, Supriyadi merekam adegan mesumnya bersama lelaki pelanggannya. Dia mengancam akan menyebarkan videonya jika tidak diberi uang Rp 700 juta. Maka terjadilah negoisasi sehingga disepakati menjadi Rp 500 juta. 

Namun, pelanggan yang diperas itu kemudian keberatan setelah sempat transfer Rp 5 juta. 

Baca: Gigolo Gay Peras Pelanggan Rp 700 Juta, Usai Rekam Adegan Mereka di Apartemen Educity Surabaya

Saat press release, Kapolda Luki sempat berbincang dengan Supriyanto.

"Kamu bisa layani pelanggan berapa kali?" yanya Luki.

"Seminggu, saya biasa layani orderan sampai 3 kali," jawab Supriyadi.

Dari situ, awak media sempat tersenyum sesaat.

Lalu, Luki melanjutkan pertanyaannya lagi

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved