Malang Raya
Kini Wakil Rektor IV Universitas Brawijaya (UB) Jadi Profesor
Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang mendapat tambahan dua guru besar atau profesor baru dari FMIPA.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
“Bisa untuk keperluan beragam,” jelasnya.
Sedang Sasmito di pidato ilmiahnya mengangkat tentang ‘Reproductive Herbalisme, Metode Pendekatan Berdasarkan Sinergetik Komplek Dalam Membangun Sistem Pertahanan Tubuh dan Kesehatan Reproduksi’.
Menurut Sasmito, Indonesia memiliki kekayaan menakjubkan.
“Hidup kita sehat sejak dulu. Bumbu rempah-rempah menjadi obat ringan buat kesehatan kita karena alam sudah menyediakan semua,” ujarnya.
Bahkan ibu hamil pun dijaga dengan sumber makanan yang ada tanpa perlu antibiotik.
Sebab antibiotik berbahan kimia akan membahayakan janin di kandungan.
“Sekarang semua memang trend pakai herbal. Prinsip herbal itu bahannya komplek untuk membangun sistem tubuh,” kata dia.
Zaman dulu herbal misalkan untuk jamu diperhatikan keseimbangannya. Namun sayangnya literasi kurang dicatat.
Beda dengan di China semua ditulis sehingga ada ying dan yang.
Karena itu, pesannya jika membuat produk herbal harus hati-hati karena bisa jadi di fungsi tanaman ada toxinnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-prof-dr-ing-setyawan-purnomo-sakti-meng-dan-prof-dr-ir-moch-sasmito-djati-ms.jpg)