Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

Kini Wakil Rektor IV Universitas Brawijaya (UB) Jadi Profesor

Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang mendapat tambahan dua guru besar atau profesor baru dari FMIPA.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Prof Dr Ing Setyawan Purnomo Sakti MEng (kiri), dan Prof Dr Ir Moch Sasmito Djati MS (kanan), dua guru besar baru Universitas Brawijaya Malang dari FMIPA, Selasa (15/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang mendapat tambahan dua guru besar atau profesor baru dari FMIPA.

Dua profesor itu adalah Prof Dr Ir Moch Sasmito Djati MS, dan Prof Dr Ing Setyawan Purnomo Sakti MEng.

Sasmito sehari-hari adalah Wakil Rektor IV UB bidang kerjasama dan perencanaan.

“Saya dan Setya cukup cepat mengurus jadi profesor. Kurang dari setahun," jelas Sasmito kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (15/1/2019) sore.

Dua profesor itu akan dikukuhkan pada Rabu (16/1/2019).

Menurut dia, proses menjadi profesor bisa cepat karena sejak awal memang sudah on the right track.

“Kualitas riset dan publikasi kami memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah,” jelasnya.

Sasmito adalah guru besar bidang Ilmu Biologi Reproduksi Molekul.

Sejak awal ia memang fokus di bidang itu. Begitu juga Setyawan. Ia guru besar di bidang Ilmu Instrumentasi dan Sensor.

Dikatakan Setyawan, perkembangan teknologi membuat peran sensor makin banyak karena banyak yang diotomasi.

“Adanya sensor memudahkan kehidupan manusia di berbagai hal,” jelasnya.

Namun di Indonesia teknologi sensor perlu dikembangkan lagi agar tidak jadi pasar melulu.

Jika sensor dihubungkan dengan instrumen maka berdaya guna untuk mendukung sesuatu.

Di UB sendiri, lanjutnya, sudah dikembangkan Quartz Crystal Microbalance.

Kelebihan sensornya bisa mendeteksi massa nanogram.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved