Kabar Sumenep
Fenomena Sumur Berapi di Sumenep Semburkan Air Seperti Mendidih tapi Tak Panas
Galian sumur bor yang keluar api di Dusun Jandir Desa Batang Batang Laok Kecamatan Batang Batang, Sumenep, sampai saat ini masih ramai dikunjungi..
SURYAMALANG.COM, SUMENEP - Galian sumur bor yang keluar api di Dusun Jandir Desa Batang Batang Laok Kecamatan Batang Batang, Sumenep, Pulau Madura, sampai saat ini masih ramai dikunjungi warga.
Meski sudah dipasang police line di sekitar sumur, namun warga masih penasaran ingin melihat lebih dekat.
Camat Batang - Batang Anis Farida membenarkan, umur milik Ilyas sampai Jumat (15/2/2019), airnya seperti mendidih.
"Air di dalam sumur itu ada tekanan dari bawah, namun airnya dingin, air tersebut tidak panas," kata Anis Farida.
Camat perempuan itu mengaku sudah menyarankan pada warganya untuk waspada karena khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
"Kami sudah menyarankan ke Kades, minimal 30 meter jangan menyalakan api, kemungkinan ada gas metan. Namun itu belum dipastikan ya, karena nanti harus diuji lab dulu ke Surabaya," katanya.
Untuk mengamankan sementara, Anis Farida menyarankan lubang sumur milik Ilyas diberikan pipa paralon ke atas, supaya gas tetap keluar.
"Saya mengimbau warga tidak bakar jagung, tela dan semacamnya di dekat lokasi sumur, khawatir mengandung gas beracun," pintanya.
Kapolsek Kecamatan Batang Batang AKP Sahrawi mengatakan, keamanan di lokasi sudah diberi police line.
"Pemasangan police line sejak kemarin," katanya.
Pemilik sumur, Ilyas, diminta untuk memasang pagar di sekitar lokasi sumur, tujuannya maayarakat tidak mendekati sumur yang keluar api.
"Kalau police line khawatir masyarakat masih masuk," pintanya.
Di Pulau Madura, fenomena semburan api juga sejak lama terjadi di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Api di desa itu tak kunjung padam sejak lama. Pemkab Pamekasan tidak bisa mengembangkan sebagai obyek wisata karena berada di lahan warga.Ali Hafidz Syahbana