Rumah Politik Jatim
Pangdam V Brawijaya Tegaskan Seluruh Anggota TNI AD Harus Netral Saat Pemilu 2019
Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetya Boedi mewanti-wanti seluruh anggota TNI AD agar menjaga netralitas dalam Pemilu 2019.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetya Boedi mewanti-wanti seluruh anggota TNI AD agar menjaga netralitas dalam Pemilu 2019.
Wisnoe akan memberi sanksi tegas jika ada anggota TNI AD yang terbukti tidak netral.
“Jika ada yang tidak netral, maka akan dipanggil, lalu diproses. Tergantung dari tingkat pelanggarannya.”
“Apakah pelanggaran disiplin ataukah pelanggaran berat yang harus masuk ke Pengadilan Militer untuk menetapkan sanksi yang diberikan,” ujar Wisnoe kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (21/2/2019).
Wisnoe mengingatkan Bhabinsa se-Kabupaten Malang dan Kota Batu agar menjadi pencegah penyebaran hoax.
“Saya berpesan agar selalu komunikasi yang baik. Bila menemukan berita bohong atau hoax di masyarakat, jangan langsung ditelan, tapi komunikasikan dulu kebenarannya.”
“Jika sama-sama tak mengerti, diendapkan dulu saja, dan jangan langsung main share saja,” kata Wisnoe.
Terkait pengamanan Pemilu 2019, Wisnoe menjelaskan pihak TNI AD secara normatif akan mengerahkan 2/3 dari personil kepolisian.
Karena, sifat pengamanan pihaknya sebatas membantu kepolisian.
Hal ini dikarenakan, pengamanan Pemilu adalah naungan Polri.
Wisnoe juga menyebut bahwa sejauh ini kondisi keamanan di Jawa Timur masih sangat kondusif.
“Sama sekali tak ada gejolak. Kami harap situasi yang kondusif seperti dapat selalu terjaga,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/panglima-kodam-v-brawijaya-mayjend-tni-wisnoe-prasetya-boedi-memberi-arahan-prajurit-tni-ad.jpg)