Senin, 13 April 2026

Malang Raya

Begini Cara BPCB Jatim Ekskavasi Situs Sekaran di Tol Pandaan-Malang Agar Tak Rusak

Proses ekskavasi Situs Sekaran yang ditemukan di kawasan pembangunan Tol Pandaan-Malang KM 37 dikerjakan menggunakan alat berat

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Ekskavator di lokasi penemuan Situs Sekaran di kawasan Tol Pandaan-Malang, Kamis (14/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, PAKIS - Proses ekskavasi Situs Sekaran yang ditemukan di kawasan pembangunan Tol Pandaan-Malang KM 37 dikerjakan menggunakan alat berat mulai Kamis (14/3/2019).

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim), Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan alat berat digunakan untuk mempermudah ekskavasi lantaran situs tertutup tanah.

Struktur bangunan diperkirakan tertimbun sekitar 2 meter permukaan tanah.

“Agar lebih efektif, maka proses ekskavasi ini dibantu menggunakan alat berat,” kata Wicaksono kepada SURYAMALANG.COM.

Menrutunya, alat berat digunakan hanya untuk mengeruk permukaan tanah.

Sedangkan untuk menemukan struktur bangunan, BPCB Jatim melakukan penggalian secara manual menggunakan cangkul.

“Agar struktur tidak hancur, kami tetap menggali secara manual menggunakan cangkul. Kemudian kami bersihkan,” ucapnya.

Saat ini, total lahan yang diekskavasi seluas 10x25 meter.

Diperkirakan, luas lahan yang diekskavasi akan bertambah.

Sebab, struktur bata baru juga ditemukan 25 meter dari lokasi penemuan struktur bangunan yang pertama.

“Dua hari kedepan alat berat akan kami perbantukan di sebelah barat atau 25 meter dari struktur bangunan yang pertama ditemukan.”

“Karena disana kami melihat ada bata yang muncul di permukaan,” katanya.

Dwi belum bisa memberi kesimpulan bangunan apa yang ditemukan di Situs Sekaran.

Namun jika melihat ukuran bata yang digunakan, diperkirakan bangunan tersebut berdiri di era pra Kerajaan Majapahit.

“Kami belum bisa simpulkan. Kami juga belum menemukan artefak penyerta yang bisa memberi petunjuk,” ucapnya.

Ekskavasi telah dilakukan sejak Selasa (12/3/2019).

Ekskavasi akan dilaksanakan selama lima.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved