Kabar Purwakarta
Bayi 5 Bulan Dikubur Hidup-Hidup Oleh Ibunya, Ditemukan Sudah Tertimbun Tanah Tapi Bisa Selamat
Peristiwa bayi lima bulan yang selamat meski sudah dikubur hidup-hidup oleh ibunya ini terjadi karena sang ibu diduga mengalami depresi.
SURYAMALANG.COM, PURWAKARTA - Bayi berusia lima bulan di Purwakarta berhasil diselamatkan setelah dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri, Rabu (27/3/2019).
Peristiwa bayi lima bulan yang selamat meski sudah dikubur hidup-hidup oleh ibunya ini terjadi karena sang ibu diduga mengalami depresi.
Kini bayi yang selamat setelah dikubur hidup-hidup itu menjalani perawatan di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Peristiwa miris ini terjadi di Kampung Pasirmuncang, Desa Pusakamulya, Kiarapedes, Purwakarta.
Saat itu Wartini (35), ibu sang bayi, tiba-tiba melapor ke saudaranya jika anaknya hilang.
• Beda Penghayatan, Luna Maya dan Syahrini Sama-sama Nyanyi Lagu Nike Ardilla, Deddy Dores Merinding
• Barbie Kumalasari Saksi Malam Pertama Lucinta Luna dengan Bigham, Tuntas 8 Ronde dan Mengaku Salut
• Trending YouTube Video Anji Manji Sidak Pengamen di CFD Kota Malang, Beri Saweran Rp 1 juta
• Laga Arema FC VS Bhayangakara FC Bisa Jadi Laga Terakhir Robert Gladiator, Tim Berangkat Pagi Ini
Saat itu Wartini hanya berdua di rumah bersama bayinya karena sang suami, Ujang Solihin, tengah bekerja.
Curiga atas pengakua Wartini, bibi korban Siti Atikah langsung mencari bayi yang dilahirkan pada November 2018 itu.
Siti mencurigai keponakannya itu berada di belakang rumah, karena seingatnya, pelaku sempat menggali dua lubang dengan alasan akan ditanami tanaman.
"Saat diperiksa ke belakang rumah ditemukan ada dua galian tanah, dan salah satunya itu ada korban. Terlihat karena ada tangan dan kain putih di sekitar galian tanah," ujarnya seperti dikutip dari Tribun Jabar.
Tidak lama setelah ditemukan, tubuh Dian yang sudah melemas dan kotor dengan tanah itu dibawa ke Puskesmas Wanayasa.
Guna ditangani lebih lanjut, korban pun dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna penanganan medis lebih lanjut.
Bayi malang tersebut mengalami hipotermia dan sesak nafas.
"Bayi mengalami kedinginan, tapi alhamdulillah bayi masih dalam keadaan hidup dan sekarang sudah berada di RSUD Bayu Asih, " ucap dia menambahkan.
Suami Wartini yang juga ayah sang bayi, Ujang Solihin mengaku kaget atas kejadian yang menimpa keluarga kecilnya itu.
Dia mengetahui kejadian tersebut dari kerabatnya. Ketika itu tengah bekerja.
Saat mendapat kabar itu, Ujang segera pulang dan melihat istrinya sedang menangis, dengan keadaan sekitar rumah ramai.
"Para tetangga dan keluarga ikut mencari, alhamdulillah ditemukan sama bibi sudah dalam keadaan terkubur tanah. Alhamdulillah bisa tertolong, sekarang dalam perawatan," kata Ujang saat ditemui di RSUD Bayu Asih, Purwakarta.
Di rumah sakit milik pemerintah daerah itu, bayi lima bulan itu dirawat dengan bantuan oksigen di bagian mulut mungilnya agar pernafasannya kembali lancar.
Kapolsek Kiarapedes, Iptu Toto Herman Permana membenarkan adanya peristiwa bayi dikubur hidup-hidup di wilayahnya.
Toto mengatakan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa saat masih mengandung bayinya di usia kandungan sekitar tujuh bulan.
"Diduga ibu korban mengubur anaknya sendiri di belakang rumah, saat suaminya tidak ada karena sedang kerja ke kebun. Ibu bayi mengalami depresi," kata Toto.
Ia mengetahui peristiwa tersebut karena adanya laporan dari warga di sela pencarian korban oleh tetangga dan keluarganya.
(Tribun Jabar, Haryanto)