Kabar Surabaya

Sosialisasikan Program Khofifah-Emil, Mantan Relawan Gelar Kejuaraan "Nawa Bhakti 10K" Di Surabaya

Seluruh relawan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di pemilihan gubernur silam berkomitmen mengawal Program Nawa Bhakti Satya.

Sosialisasikan Program Khofifah-Emil, Mantan Relawan Gelar Kejuaraan
suryamalang.com/Bobby Constantine Koloway
Ketua Panitia 'Nawa Bhakti 10K', Harun Al Rasyid saat ditemui di Surabaya, Rabu (10/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seluruh relawan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di pemilihan gubernur silam berkomitmen mengawal Program Nawa Bhakti Satya. Untuk mengefektifkan sosialisasi program tersebut, para relawan pun mencanangkan berbagai cara, di antaranya melalui kejuaraan lari bernama "Nawa Bhakti 10K".

Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu, 28 April 2019 mendatang di Surabaya. Yang mana, titik awal dan akhir lomba ini akan berada di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

"Kegiatan ini bertujuan untuk ikut membantu pemerintah provinsi Jawa Timur dalam mensosialisasikan Program Nawa Bhakti Satya. Kalau dulu menangkan di Pilgub, sekarang harus membantu memahamkan masyarakat terhadap program Ibu Gubernur," kata Ketua Panitia 'Nawa Bhakti 10K', Harun Al Rasyid saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (10/4/2019).

Menurut Ketua Rumah Barisan Relawan Kawan Khofifah-Emil ini, salah satu relawan Khofifah-Emil di Pilgub silam, lari merupakan cabang olahraga yang populer di kalangan masyarakat dunia, termasuk Jawa Timur. Sehingga,olahraga ini diharapkan bisa menjadi pendingin suasana pasca pemilu.

Yang mana, hari H pemungutan suara akan berlangsung pada waktu dekat. "Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyatukan kembali masyarakat pasca pemilu 2019. Sekaligus, akan tercipta suasana guyub dan rukun," terangnya.

"Hal ini pula yang menjadi alasan kami melalui pertimbangan sejumlah stakeholder, acara ini kami gelar pasca pemilu," katanya.

Untuk mensukseskan acara ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah jajaran terkait. Di antaranya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim), hingga Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jatim.

"Kegiatan ini juga menyesuaikan dengan aturan Internasional Association of Athletics Federation," katanya.

Kejuaraan ini akan memperlombakan empat kategori. Di antaranya elit (atlet profesional), umum, TNI/Polri, dan Pelajar/Mahasiswa. "Tiap kategori terdiri dari putra dan putri," terangnya.

Pihaknya berharap sejumlah atlet senior bisa ambil bagian di even tersebut. Tidak terkecuali para atlet mancanegara. "Kami akan memperhatikan para atlet yang mampu memecahkan rekor limit waktu berlari pada jarak tempuh 10 km untuk para atlet profesional hingga mancanegara," terangnya.

Selain memperbaiki rangking para atlet, kejuaraan diharapkan bisa menjaring para atlet muda di Jatim. Tak hanya di Surabaya, di waktu mendatang bukan tidak mungkin akan diselenggarakan di Bakorwil lain di seluruh Jatim.

"Kami berharap kejuaraan ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Sekaligus, sebagai legacy dari pemerintahan Ibu Gubernur saat ini," katanya.

Para peserta akan memperebutkan hadiah dengan total ratusan juta rupiah. Meskipun menggunakan nama program pemerintahan Khofifah-Emil, program ini tak menggunakan APBD Pemrov Jatim.

Melainkan, melalui kerjasama dengan pihak swasta. "Kami sama sekali tidak ada keinginan untuk meminta bantuan ke jajaran Pemrov. Sebab, kami memahami bahwa program Gubernur yang baru sudah diputuskan sejak jauh hari. Sehingga, tidak mungkin akan didanai oleh APBD, kalau tidak direncanakan sejak awal," tuturnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved