Selebrita

Di Hadapan Hotman Paris, Audrey Menangis Tegaskan Ia Tak Berbohong, 3 Pelaku Sempat Memberi Ancaman

Di hadapan Hotman Paris, Audrey menangis tegaskan tak berbohong, 3 pelaku sempat memberi ancaman. "Mereka malah maki-maki aku" ujar Audrey.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase TeribunJatim.com
Di Hadapan Hotman Paris, Audrey Menangis Tegaskan Ia Tak Berbohong, 3 Pelaku Sempat Memberi Ancaman 

Saat tiba di Jalan Sulawesi, korban kemudian dicegat oleh pelaku.

Dari arah belakang, tiba-tiba terduga pelaku T menyiramkan air pada korban.

Setelahnya pelaku menganiaya korban sampai korban terjatuh.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku E juga ikut melakukan pengeroyokan.

Mengalami penganiayaan itu, korban sempat melarikan diri.

Namun saat sampai di Taman Akcaya korban masih dianiaya oleh pelaku T dan juga pelaku L.

Di tengah aksi pengeroyokan tersebut, warga ternyata sempat melihat aksi tersebut.

Hal itu membuat pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri.

Pendapat Kak Seto

Kasus Audrey juga turut menarik perhatian psikolog anak Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto. 

Dalam percakapan Kak Seto dengan youtuber Raditya Dika, terungkap pemaparan tentang bully dan dampaknya bagi anak. 

Mendengar kabar pertama soal Audrey, Raditya Dika langsung memikirkan bagaimana nasib anak perempuannya nanti di sekolah.

"Mendengar soal berita 12 anak membully, sebenarnya kekhawatiran orangtua zaman sekarang soal anak perempuan atau laki, untuk dibully itu seberapa besar ya Kak Seto di sekolah?" tanya Raditya Dika.

Menurut Kak Seto, bullying tidak hanya terjadi karena ada sosok yang jahat namun karena adanya kesempatan.

"Pernah ada kata-kata dari Bang Napi, suatu tindak kejahatan, selain dari niat jahat pelakunya, juga karena adanya kesempatan," kata Kak Seto seperti dikutip dari Youtube Raditya Dika tayang Minggu, (12/4/2019).

Kesempatan yang dimaksud adalah kurangnya perhatian orang-orang tentang kasus bullying seolah membiarkannya merajarela terjadi.

"Jadi boleh jujur diakui, fenomena bully ini semacam fenomena gunung es, ini yang muncul kasus A ini tadi, tapi sebetulnya yang terjadi di lapangan begitu banyaknya namun tidak terungkap ke permukaan," lanjutnya.

Kak Seto pun pernah menerima data mengejutkan soal persentase anak Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban bullying.

"Saya pernah membimbing penelitian kandidat doktor di Bandung waktu itu, di sebuah perguruan tinggi."

"Kandidat itu menemukan suatu hasil bahwa di Jawa Barat saja, untuk SD, itu sekitar 60 sampai 70 persen mengalami bullying," terang Kak Seto.

Raditya Dika berkolaborasi dengan Kak Seto membahas soal kasus bullying Audrey.
Raditya Dika berkolaborasi dengan Kak Seto membahas soal kasus bullying Audrey. (YouTube Raditya Dika)

Mendengar tingginya persentase itu, sontak Raditya Dika langsung terkejut.

"60 sampai 70 persen?" tanya Raditya Dika seolah tak percaya.

"60 sampai 70 persen SD di Jawa Barat," kata Kak Seto.

"Itu, wah, itu tinggi banget ya," kata Raditya Dika hampir tak bisa berkata-kata.

"Tinggi sekali, iya," sahut Kak Seto.

Definisi bullying yang dimaksud Kak Seto adalah tindak kekerasan atau kejahatan kepada orang lain yang membuatnya tertekan, menderita, hingga trauma.

Sementara itu, hinaan yang membuat korbannya tidak mengalami hal-hal di atas bukanlah termasuk tindak bullying.

Meski korban merasa baik-baik saja, namun kemungkinan jika hinaan atau perlakuan kurang baik terus diterimanya, maka bisa jadi mengalami tekanan yang menjadikannya termasuk tindakan bullying.

Simak juga video selengkapnya berikut:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved